Pemuda Asal Kalbar Wakili Indonesia Presentasikan Hasil Penilitian Lewat ICTM

Saya mohon dukungan dari teman-teman budak Pontianak, biar hasil penelitian ku terpilih dan bise masok ke dalam jurnal Internasional,

Tayang:
Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Gigih Alfajar selaku Konduktor dalam sebuah pementasan musik di Yogyakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gigih Alfajar pemuda kelahiran  Pontianak 27 tahun silam,  lolos seleksi tingkat Nasional dengan menyingkirkan beberapa peniliti musik tradisional lain di Indonesia.

Dan pada akhirnya ia berkesempatan hadir untuk mempresentasikan hasil penelitiannya di acara Symposium Of The ICTM Study Group on Performing Arts of Southeast Asia yang kelima, di Sabah Malaysia, Senin (16/7/2018) hingga Minggu (22/7/2018).

ICTM sendiri adalah organisasi non pemerintah dalam hubungan konsultatif formal dengan UNESCO.

Acara tersebut akan dihadiri oleh berbagai peniliti di seluruh dunia dalam bidang seni pertunjukan tradisional musik dan tari yang ada di Asia Tenggara.

(Baca: Jelang Prancis Vs Kroasia, Ketua UICP Prediksi Terjadi Perang Lini Tengah )

Para peserta berkesempatan untuk memaparkan hasil penelitian mereka agar masuk dalam jurnal Internasional dalam bidang seni pertunjukan tradisional musik dan tari.

Pemuda yang akrab di sapa Gigih itu akan dijadwalkan tampil pada hari Selasa (17/7), dengan judul penelitiannya (SubCulture as Performing Arts Case Study : Ogot Godhong Cabaret Cafe).

Gigih yang baru saja menyelesaikan kuliah Pascasarjananya di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, berharap dan meminta dukungan seluruh teman-teman yang ada di Pontianak khususnya.

Agar hasil penelitiannya itu, dapat dipilih dan masuk ke dalam jurnal Internasional. Sehingga dapat menjadi sumber acuan para peniliti sesudahnya nanti, yang ingin menyelesaikan suatu studi di bidang seni pertunjukan tradisional.

"Saya mohon dukungan dari teman-teman budak Pontianak, biar hasil penelitian ku terpilih dan bise masok ke dalam jurnal Internasional, soalnye kedepan biar penelitian ini bise di liat same seluruh dunie dan bise jadi bahan acuan para peniliti yang mau nyelesaikan studi nye, khususnye bidang seni pertunjukan," harap pemuda Alumni Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved