Jadi Pemateri Pelatihan Trantibmas, Ini Yang Disampaikan Kanit Binmas

Karena ada sanksi hukum terhadap pembuat berita sekaligus menyebarkan berita hoax,

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ALFONS PARDOSI
Kanit Binmas Polsek Kuala Behe memberikan materi pelatihan kepada Linmas Desa Kedama pada Sabtu (14/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Ps Kanit Binmas Polsek Kuala Behe Bripka Romi Susanto dan Bhabinkamtibmas Desa Kedama Bripka Harmoko melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Linmas pada Sabtu (14/7/2018).

Pelatihan yang bertempat di ruangan rapat Kantor Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe tersebut, diikuti oleh seluruh oleh anggota Linmas Desa Kedama

Dalam sambutannya, Ps Kanit Binmas Polsek Kuala Behe Romi Susanto menyampaikan agar masyarakat jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu kebenarannya.

Karena dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan kita, dan jangan sampai membuat sekaligus menyebarkan berita hoax. "Karena ada sanksi hukum terhadap pembuat berita sekaligus menyebarkan berita hoax," ujarnya. 

(Baca: 144 Hotspot Terpantau di Kalbar, Terbanyak Ada di Sambas )

Diungkapkan Bripka Romi, selama ini anggota Linmas diketahui hanya berperan saat pemilu saja. Namun setelah mendapat pembekalan ini, diharapkan bisa menjadi motivasi semangat dan kebanggaan menjadi anggota Linmas.

Terutama untuk menjaga kemanan di Desa, serta menjadi anggota Linmas merupakan ladang Ibadah. Sebagai wujud menjaga Kamtibmas Desa dsn bekerja dengan keIkhlasan.

"Sehingga pengetahuan juga mesti dibekali dengan menangkal paham-paham radikakisme terhadap Linmas, sebagai garda terdepan di tengah-tengah masyarakat," harapnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved