Kota Pontianak Jadi Satu dari 5 Daerah yang Bakal Dapat Bantuan Bank Dunia Dalam Hal Ini

Bantuan terus mengalir untuk Kota Pontianak baik berupa anggaran segar, proyek pembangunan maupun program lainnya

Kota Pontianak Jadi Satu dari 5 Daerah yang Bakal Dapat Bantuan Bank Dunia Dalam Hal Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji batik kuning saat memberikan sambutan acara kunjungan tim gabungan, Bappenas, Kementerian PUPR, BNPB, Bank Dunia dan Firma Konsultan, di Aula A Muis Muin (13/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak,  Syahroni 

           

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bantuan terus mengalir untuk Kota Pontianak baik berupa  anggaran  segar,  proyek  pembangunan maupun  program  lainnya.

Kali ini  Pontianak menjadi satu dari lima kota yang mendapat bantuan teknis (technical assistant) dari Bank Dunia. 

Bank Dunia memberikan bantuan teknis ini bagi lima kota yakni Ambon, Manado, Padang, Bima dan Pontianak. Program bantuan teknis ini bernama Indonesian Sustainable Urbanization (Idsun). 

Perwakilan dari Bank Dunia,  Rinsan Tobing menjelaskan jika urbanisasi memang memberikan peluang-peluang, akan tetapi ada kemungkinan juga dampak negatifnya yang dal jangka  panjang apabila tidak diantisipasi  sejak dini. 

Baca: Di Hari Ulang Bupati, Kapuas Hulu Raih Opini WTP

"Oleh karena itu,  perlu dilakukan mitigasi, salah satunya konteks program ini adalah resiko banjir perkotaan dan pengurangan bencana. Hal ini juga terkait infrastruktur perkotaan yang menjadi kajian kita terkait drainase dan faktor-faktor lainnya," ujarnya,  Rinsan Tobing saat menyampaikan pemaparan dal kunjungan  rombongan,  tim gabungan Bappenas, Kementerian PUPR,  BNPB,  Bank Dunia dan Firma Konsultan, di Aula Abdul Muis Muin Kantor Bappeda Kota Pontianak, Jumat (13/7/2018).

Sebelumnya menetapkan lima kota yang  mereka bantu,  Bank Dunia telah melakukan  survey terhadap  30 kota. 

Pihaknya membuat kajian atau studi dengan melihat profil dari resiko banjir kota-kota yang terpilih tersebut. "Kita melihat apa kira-kira masalah dan kondisi atau situasi yang mengakibatkan terjadinya resiko banjir di kota-kota tersebut," ungkapnya.

Hasil dari kajian yang dilakukan di lima kota itu akan dipaparkan pada tanggal 13-14 Agustus mendatang. Dalam melakukan  presentasi nanti akan mengundang kota-kota yang telah didukung melalui bantuan teknis ini. 

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved