Curah Hujan Berkurang, BMKG: Waspada Kemunculan Titik Panas

BMKG juga mengeluatkan peringatan dini yakni Waspada dampak pengurangan curah hujan berupa kemunculan titik panas dan peningkatan suhu udara.

Curah Hujan Berkurang, BMKG: Waspada Kemunculan Titik Panas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah siswa dilatih menggunakan nozzle untuk memadamkan kebakaran lahan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BMKG Stasiun Klimatologi Mempawah merilis potensi cauca memasuki bulan Juli curah hujan di wilayah Kalimantan Barat adalah rendah-menengah.

Akumulasi curah hujan pada 10 hari terakhir di wilayah Kalbar pada umumnya terjadi peningkatan yang tidak signifikan.

Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal. Kondisi ENSO dinyatakan netral hingga akhir tahun, demikian halnya dengan dipole mode. Pada 10 hari terakhir, titik panas mulai muncul di wilayah Kalbar, berdasarkan pantauan terdapat 28 lokasi titik panas (akumulasi 10 hari).

(Baca: Kepala Dinas Permahan Rakyat Terlambat Hadir, Sutarmidji Meradang )

Secara umum curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada 10 hari ke depan (11-20 Juli 2018) diprakirakan berkisar antara 30 – 100 mm/dasarian dan lebih rendah dari normalnya.

Massa udara bergerak dari tenggara-selatan yang mana bersifat kering dan lebih cepat 2 m/s dari biasanya. Wilayah Kalimantan Barat bagian barat diprakirakan curah hujannya lebih rendah dibanding bagian hulu.

Suhu udara di wilayah Kalimantan Barat pada 10 hari ke depan diprakirakan lebih tinggi 0.2 – 0.6 0C dari biasanya berkisar antara 24.0 hingga kebih dari 29.00C.

BMKG juga mengeluatkan peringatan dini yakni Waspada dampak pengurangan curah hujan berupa kemunculan titik panas dan peningkatan suhu udara.

Memperhatikan update kondisi terakhir curah hujan di wilayah Kalimantan Barat dengan Hari Tidak Hujan yang telah mencapai 8 hingga 10 hari, disertai kemunculan titik panas di beberapa wilayah, serta potensi 10 hari kedepan (11-20 Juli 2018) yang masih cukup rendah untuk terjadinya curah hujan, diharapkan waspada terhadap munculnya asap akibat munculnya titik api di Kalbar.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved