Kondisi Jalan Yang Dilalui Kontainer di Pontianak Sudah Tidak Layak

Selain menimbulkan kemacetan yang parah, entah berapa banyak pula korban yang telah meninggal dunia karena kecelakaan

Kondisi Jalan Yang Dilalui Kontainer di Pontianak Sudah Tidak Layak
TRIBUN PONTIANAK/RIHARD NELSON SILABAN
Pengguna jalan melintas di jalan Sultan Muhamad, Jumat (30/9)

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat infrastruktur Rustami Atmo mengatakan melihat kondisi jalan yang ada di Kota Pontianak memang sudah tidak layak, seiring terjadinya pertumbuhan kendaraan yang begitu pesat, terutama jalan-jalan yang dilalui oleh kontainer dan kendaraan besar lainnya sudah sangat tidak layak.

Selain menimbulkan kemacetan yang parah, entah berapa banyak pula korban yang telah meninggal dunia karena kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor.

"Saya melihat adanya keinginan membuat aturan dengan tujuan menbuat kenyamanan dan keamanan pengguna jalan yang ada, ini bagus karena melihat sehari-hari kondisi trafik kita sudah padat," ujarnya.

Baca: Beredar Oli Palsu, AHM Potensi Alami Kerugian Rp 4,8 Miliar Per Tahun

Sedangkan kapasitas jalan terbatas, memang ini adalah langkah sementara yang bisa diambil cepat dan murah namun bukan untuk waktu jangka panjang. Pengaturan operasional kendaraan besar ini menang menjadi solusi tercepat.

Tapi jangka panjang tetap harus dipikirkan membangun jalan dan melebarkan jalan walaupun biayanya tentu sangat mahal.

Kondisi jalanan kita sudah tidak layak khusus yabg dilakukan kendaraan besar dari dan menuju pelabuhan itu, harus segera dilakukan pelebaran dan pembuatan jalan.

"Saya melihat secepatnya dilakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten lainnya seperti Kubu Raya dan sementara adanya wacana yang harus didorong cepat terkait pembangunan Jembatan Kapuas Tiga juga, sebagai alternatif pemecahan arus lalulintas," katanya.

Pemerintah provinsi juga harus mengambil peran, karena ini arus lalulintas lintas kabupaten kota sehingga provinsi menjadi leadernya.

Sementara untuk Kubu Raya juga harus sinergi terkait pembangunan Jalan Sungai Raya ke punggur yang harus dituntaskan, sehingga ada pemecahan arus lalulintas juga dari dan menuju Sungai Kakap sehingga tak masuk semuanya kedalam Kota Pontianak.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved