Setiap Kelurahan Miliki Dua Kader Pendamping Anak Demi Jaga Hak-hak Anak

Dengan adanya kader pendamping anak ini, diharapkan hak-hak anak Kota Pontianak terjamin mulai dari kesehatan sampai pendidikannya.

Setiap Kelurahan Miliki Dua Kader Pendamping Anak Demi Jaga Hak-hak Anak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Saat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Darmanelly memberikan sambutan acara pelatihan kader di, Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (10/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Untuk menuju Kota Layak Anak yang nyaman untuk ditunggali oleh anak-anak dan bebas dari segala macam ancaman dan kekerasan terhadap anak serta eksploitasi anak, Pemkot Pontianak gencar melakukan berbagai program dan agenda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat .

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) menggelar pelatihan kader pendamping anak untuk Kota Pontianak.

Baca: Desa Jasa Sintang Simpan Cadangan Energi Batubara, Ini Kata Dinas ESDM Kalbar

Baca: Daftar Pemain yang Absen di Semifinal Piala Dunia 2018, Kroasia Terbanyak

Sebanyak 40 peserta dari perwakilan kelurahan yang ada mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh DP2KB3A. Kegiatan dilangsungkan di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (10/7/2018).

Menurut Kepala Dinas DP2KB3A, Darmanelly kalau ini adalah tahun kedua di langsungkannya kegiatan serupa, dimana setiap kader pendamping anak dibekali dengan kemampuan untuk mendeteksi dini anak-anak korban kekerasan dilingkungan masyarakat.

Sejauh ini, Pontianak sudah cukup baik terkait perlindungan anak karena setiap kelurahan sudah ada kader pendamping anak dan forum anak.

"Ini adalah tahun kedua kita mengadakan pelatihan kader pendamping anak Kota Pontianak, kegiatan ini merupakan kegiatan inovasi dari dinas kami, kita berharap kader pendamping anak ini perpanjangan tangan kita, karena stafnya kita juga terbatas, maka kita buatlah kader ini sebagai perpanjangan tangan," ucap Darmanelly saat diwawancarai.

Pihaknya menyiapkan setiap kader ada di kecamatan dan kelurahan, karena ini adalah tahun kedua maka setiap kelurahan ada dua kader dan kecamatan juga ada dua kader.

Dengan adanya kader pendamping anak ini, diharapkan hak-hak anak Kota Pontianak terjamin mulai dari kesehatan sampai pendidikannya.

"Para kader ini juga diharapkan memantau kehidupan anak-anak diwilayah kerja mereka, kalau ada masalah bisa dilaporkan dengan dinas terkait dan aparat lainnya. Kemudian dalam pencegahan bisa bersinergi dengan forum anak," tambahnya.

Setelah megnadakan pelatihan dan perekrutan untuk kader anak 2017 lalu dan tahun 2018, total jumlah kader anak di Kota Pontianak ada 80 yang menjadi perpanjangan tangan dinas terkait.

"Disamping itu, kita juga melakukan koordinasi dengan lembaga sosial yang peduli dengan anak. Hal itu dilakukan supaya apa yang kita inginkan segera tercapai," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved