M Royan Puji Pelatihan Kader Pendamping Anak dari Pemkot Pontianak
Satu diantara peserta yang mengikuti pelatihan sebagai kader pendamping adalah, Muhammad Royan yang merupakan warga RT 3, RW 5 Kelurahan Saigon.
Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 40 peserta dari perwakilan setiap kelurahan dan kecamatan yang ada di Kota Pontianak mengikuti pelatihan untuk menjadi kader pendamping anak.
Mereka berasal dari warga yang dipilih untuk menjadi kader pendamping anak sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah dilingkungan masyarakat.
Satu diantara peserta yang mengikuti pelatihan sebagai kader pendamping adalah, Muhammad Royan yang merupakan warga RT 3, RW 5 Kelurahan Saigon.
Ia menyambut baik dengan adanya pelatihan ini, karena dirinya menjadi tahu apa yang selama ini belum diketahui terutama mengenai bagaimana cara lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Baik sekali kegiatan ini, banyak yang harus dilakukan dan melakukan koordinasi dengan anak-anak agar mereka tidak mengalami kekerasan dan mendapatkan hak-haknya," ucap Royan saat diwawancarai disela-sela kegiatan yang dilangsungkan di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (10/7/2018).
Ia menjelaskan yang diajarkan adalah mengenai, bagaimana cara lenih peka dan peduli terhadap anak-anak dan lingkungan dan menjadi pelopor untuk menjamin hak-hak anak.
Setelah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan selama dia hari, Royan menuturkan akan bekerja sesuai dengan tugasnya dan melakukan koordinasi dengan masyarakat lainnya.
Peserta lainny, Nurul menuturkan jika ia sendiri memang terpanggil untuk menjadi kerder pendamping anak, agar bisa memberikan tindakan tdan kepedulian lebih terhadap anak-anak yang ada.
Dijelaskannya memang selama ini, warga di kota lebih acuh terhadap tetangga dan warga lainnya, hal itulah yang harus dibuang jauh sehingga antar sesama warga dan masyarakat harus saling peduli.
"Selama inikan memang orang tidak perduli, semoga masyarakat kita lebih peduli, sehingga tak ada anak yang menjadi korban kekerasan lagi dan sebagainya," ucap Nurul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelatihan_20180710_145113.jpg)