Kalah di Pilkada, Bolehkah Paslon Nyaleg?  Berikut ini Penjelasan Ketua KPU Kalbar

Memang sempat ada draf yang mengatur tentang larangan cakada untuk ikut legislaif,

Kalah di Pilkada, Bolehkah Paslon Nyaleg?  Berikut ini Penjelasan Ketua KPU Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Ketua KPU Provinsi Kalbar, Ramdan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Secara resmi KPU Kalbar telah merilis hasil pemungutan suara pada pilkada serentak 2018 lalu melalui mekanisme rapat pleno rekapitulasi. Hasilnya, sudah diketahui pasangan calon kepala daerah baru yang menggelar pilkada serentak tahun ini. 

Lantas apa langkah politik selanjutnya bagi paslon kepala daerah yang gagal pilkada?. 

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tribun Pontianak di lapangan, beberapa paslaonkada yang gagal menang pilkada akang mencoba peluang untuk menjadi calon legislatif. 

(Baca: Kontingen PORAD Kodam XII/Tpr Cabor Tinju Latihan Bareng Petinju Dumas Boxing Camp )

Menanggapi hal tersebut Ketua KPU Kalbar Ramdan mengatakan tidak ada larangan bagi para peserta calon kepala daerah untuk mendaftar sebagai calon legislatif pada pemilu 2019 mendatang. 

“Boleh saja ketika paslon kepala daerah kemarin ikut mendaftar kembali di partai politik sebagai caleg. Mereka harus mengikuti mekanisme pemberkasan calon legislatif," ujarnya. 

Menurut Ramdan tidak ada PKPU khusus yang melarang bagi para cakada yang ikut pilkada tahun ini untuk maju sebagai caleg tahun depan. 

"Memang sempat ada draf yang mengatur  tentang larangan cakada untuk ikut legislaif, tapi ketika keluar PKPU nomor 20 yang meneranhkan tidak mepermasalahkan mereka yang ingin mendaftar,” ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved