Pilgub Kalbar

Panwaslu Benarkan Adanya Pemecatan KPPS di Kota Pontianak

Surat rekomendasi tersebut juga sudah dilayangkan sekitar dua hari sebelum pleno tingkat KPU Kota Pontianak dilakukan.

TRIBUPONTIANAK.CO.ID/FILE
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Pontianak, Irwan Manik Radja. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Panwaslu Kota Pontianak Irwan Manik Radja membenarkan terkait adanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu terkait pemecatan KPPS di wilayah Kota Pontianak ke KPU. Minggu (8/7/2018)

Menurutnya rekomendasi tersebut dilakukan ketika petugas panwaslu di kecamatan menemukan kondisi amplop surat suara dalam keadaan terbuka pada konteks Pilwako.

Irwan mengatakan pihaknya telah meminta Panwascam ke PPK untuk memberhentikan KPPS tersebut.

Surat rekomendasi tersebut juga sudah dilayangkan sekitar dua hari sebelum pleno tingkat KPU Kota Pontianak dilakukan.

(Baca: Hari Ini KPU Rapat Pleno Rekapitulasi Pilgub Kalbar, Ini Harapan Bawaslu )

"Eksekusi pemecatan tersebut dilakukan oleh petugas KPU di kecamatan," ujarnya.

Ia mengatakan belajar dari kejadian tersebut, tentunya akan menjadi PR bersama untuk selalu memperkuat singkronisasi antara penyelenggara pemilu. Hal itu nantinya akan berdampak pada semua.

"Mungkin nanti penting untuk melakukan konsolidasi kepada petugas penyelenggara dibawah untuk selalu patuh dan tunduk terhadap aturan dan perundang-undangan pada saat menjadi penyelenggara pemilu," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved