Sekjend MADN: Siapapun yang Menang Harus Didukung

Sekarang sudah proses penghitungan, mulai dari TPS, PPS, PPK KPU kabupaten-kota dan telah tiba sampai tingkat KPU Provinsi.

Sekjend MADN: Siapapun yang Menang Harus Didukung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Jendral Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Yakobus Kumis menuturkan saat ini semua pihak haris bersyukur atas seluruh proses Pilkada baik bupati-wali kota maupun gubernur berjalan dengan aman,lancar dan sukses.

"Pilkada ini adalah sebuah pesta demokrasi, artinya yang disebut pesta, rakyat harus bergembira untuk menyalurkan hak-hak dan menentukan pemimpin kita lima tahun kedepannya," ucap Yakobus Kumis, Sabtu (7/7/2018).

Sekarang sudah proses penghitungan, mulai dari TPS, PPS, PPK KPU kabupaten-kota dan telah tiba sampai tingkat KPU Provinsi hingga ditentukan siapa calon yang memperoleh suara terbanyak.

Baca: PREDIKSI Skor Akhir Swedia Vs Inggris, Bursa, Head to Head dan Prakiraan Starter

Pemimpin yang masyarakat pilih adalah pemimpin untuk masyarakat Kalbar, bukan memilih pemimpin suku, bukan pemimpin agama. Proses demokrasi yang sudah berjalan baik ini, ia mengajak semua pihak menghargai dan dijaga bersama-sama.

Ia tegaskan jangan sampai ada kelompok masyarakat Kalbar ini yang merusak dan mengacaukan pesta demokrasi, karena selama ini dikatakan kalau Kalbar adalah daerah rawan konflik oleh pihak kepolisian dan pemerintah pusat.

Saat inilah semua pihak di Kalbar dapat menunjukan kalau masyarakat Kalbar sudah dewasa dalam berpolitik, Kalbar tidak rawan dan Kalbar ini adalah daerah yang aman serta masyarakat cerdas bermartabat.

"Mari kita jaga bersama kondusifitas daerah, keamanan dan ketentraman harus dijaga. Kita serahkan semuanya proses Pilkada ini pada pihak penyelenggara, kalau ada kecurangan menurut pihak yang merasa dirugikan maka tempuhlah jalur yang ada, baik melapor di Bawaslu atau menempuh hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) karena itu hak semua calon kalau merasa dirugikan," ujar Yakobus Kumis.

Terkait pleno yang akan dilangsungkan oleh KPU Provinsi, maka semua pihak harus mengawal dan menjaganya. Siapapun yang memperoleh suara terbanyak, maka dia adalah pemimpin terpilih dan menang dalam Pesta demokrasi.

"Masyarakat semua harus dewasa menyikapi ini, karena dalam Pilkada bukan hanya persoalan menang dan kalah. Perkara menang dalam pesta demokrasi ini adalah ketika seluruh masyarakatnya dapat menjaga kondusifitas daerahnya dan semuanya menunjukkan kedewasaan berpolitik," tambah Sekjen MADN..

Kalbar ini aman dan tidak ada rawan-rawan, yang membuat tidak aman itu adalah orang dari luar yang ingin Kalbar tidal aman. Kalau masyarakat Kalbar rusuh, menurutnya mereka yang dari luar bersuka dan bergembira. Apalagi sekarang mereka mau membuat kerusuhan baik melalui orang luar maupun orang lokal dengan cara menyebar hoaks.

"Mari semua pihak, harus menjadi orang yang mampu menjalankan demokrasi dan jadi orang yang bermartabat. Siapapun yang menang harus didukung agar pembangunan terus berjalan lancar dan baik," serunya.

Ia berpesan, bagi yang menang para pendukung jangan terlalu bereuforia dan bagi yang kalah harus dapat menerimanya. Semua pihak harus dapat saling merangkul dan menjaga keamanan dan kedamaian. Kalau adanya konflik tidak ada yang menang dan yang kalah, semua harus belajar dari pengalaman yang ada.

"Bagi yang kalah harus diterima dan persiapkan lagi untuk pesta demokrasi lima tahun kedepannya. Himbauan saya juga pada masyarakat jangan sampai membuat onar dan kekacauan dan meminta pada aparat kepolisian dan TNI harus menjaga keamanan. Selain itu mari para tokoh masyarakat jangan membuat statemen yang bisa mengadu domba dan memecahkan persatuan dan kesatuan yang ada di Kalbar," pintanya.

Selain itu, ia menghimbau jangan ada yang saling memojokan dan saling menyindir, siapapun yang menang mari didukung untuk percepatan pembangunan yang ada dan pemimpin yabg terpilih harus membangun secara proporsional agar ada percepatan dan kemajuan yang ada.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved