Piala Dunia

Mantap Banget! Inilah 10 Pemain Muda di Piala Dunia 2018, Usianya Dikisaran 19 Tahun

Piala Dunia 2018 jadi momen paling ditunggu seluruh masyarakat dunia, khususnya bagi para penyuka olah raga sepak bola.

FRANCK FIFE/AFP
Penyerang Prancis, Antoine Griezmann (kiri) dan Kylian Mbappe saat menjalani latihan di Ekaterinburg Arena, Ekaterinburg, pada 20 Juni 2018, dalam ajang Piala Dunia 2018. 

 

Tak ada nama Goncalo Guedes saat Portugal secara mengejutkan menjuarai Piala Eropa 2016 lalu. Pemain muda andalan Portugal saat itu adalah Renato Sanches.

Namun kini, Guedes yang tampil konsisten di level klub, akhirnya masuk dalam jajaran 23 nama akhir yang dibawa Portugal ke Piala Dunia 2018.

Sebaliknya, Renato Sanches yang mengalami masa-masa buruk sejak Piala Eropa 2016 selesai, ditinggalkan begitu saja.

Penampilan Guedes sendiri memang patut dipuji. Bersama Valencia, ia menjadi andalan klub berjuluk Los Che itu di sisi sayap dan sukses membuat lima gol dan sebelas assist di La Liga.

Bahkan beberapa bulan lalu ada kabar yang menyebutkan bahwa Cristiano Ronaldo sampai memberi saran kepada manajemen Real Madrid untuk merekrut Guedes di masa depan. 

 

7. Hirving Lozano (22 Tahun, Meksiko)

Baru semusim di Eropa, Hirving Lozano tampil meledak bersama PSV Eindhoven. Penyerang sayap serba bisa ini, yang mampu meneror pertahanan lawan dengan kecepatan dribble-nya di lapangan, berhasil menjadi bintang anyar Eredivisie Belanda. Bayangkan saja, 17 gol dan 11 assist musim 2017/18 sukses ia bukukan, dan menjadi bukti sahih kehebatan pemuda satu ini.

Bersamanya, PSV mampu menjuarai Eredevise musim 2017/18 lalu.

Lozano nantinya akan bahu-membahu bersama para pemain senior Meksiko seperti Javier ‘Chicharito’ Hernandez, Guellirmo Ochoa,  Andres Guardado, hingga Carlos Vela.

Meksiko yang tergabung bersama Jerman, Korea Selatan dan Swedia di Grup F pun berpotensi menjadi kuda hitam di Piala Dunia tahun ini.

8. Rodrigo Bentancur (20 Tahun, Uruguay)

Meski di Juventus cukup jarang mendapatkan kesempatan di musim pertamanya pada 2017/18 lalu, namun nama Rodrigo Bentancur cukup dipercaya saat mengenakan seragam biru langit milik tim nasional Uruguay.

Pada laga persahabatan bertajuk China Cup bulan Maret 2018 lalu, ia bermain sedari awal ketika Uruguay melawan Ceko di semifinal dan Wales di final. 

 

Nantinya, Bentancur akan berduet dengan seniornya yang juga bermain di Serie A, Matias Vecino, yang menjadi andalan di Inter Milan.

Selain Bentancur, ada nama anak muda potensial lainnya di skuat Uruguay seperti Lucas Torreira dan Maximiliano Gomez, yang moncer bersama Celta Vigo.

Mereka nantinya akan menyokong duet penyerang gaek haus gol, Edinson Cavani dan Luis Suarez, untuk mendongkrak performa Uruguay di Piala Dunia kali ini.

9. Sergej Milinkovic-Savic (23 Tahun, Serbia)

Untuk ukuran gelandang tengah, catatan 12 gol dan empat assist di kancah Serie A Italia musim 2017/18 lalu jelas mengesankan.

Imbasnya, pemain yang membela Lazio ini sedang banyak diincar klub besar termasuk Manchester United. Performa apiknya tersebut juga mengantar Milinkovic-Savic masuk ke daftar 23 nama yang dibawa Serbia ke Piala Dunia 2018.

Dengan pendekatan 4-4-2, seharusnya dua nama di gelandang tengah Serbia bisa diisi oleh Milinkovic-Savic dan Nemanja Matic.

Bayangkan saja, jika kedua pemain ‘raksasa’ ini tampil prima, maka Serbia berpotensi mampu menjadi kuda hitam yang akan menyulitkan Brasil, Kosta Rika, dan Swiss di Grup E Piala Dunia nanti.

10. Joshua Kimmich (23 Tahun, Jerman)

Agak kurang rasanya tak menyertakan nama anak muda dari Jerman ke dalam daftar ini. Namun satu nama yang perlu di sorot dan paling memungkinkan menjadi langganan starter adalah Joshua Kimmich.

Pemain serba bisa milik klub Bayern Munchen ini memiliki daya dobrak yang luar biasa baik saat berposisi sebagai  kanan maupun gelandang tengah.

Namun kali ini tampaknya Jerman membutuhkannya sebagai pengganti Philipp Lahm di posisi bek kanan.

Selain Kimmch, yang sudah teruji kualitasnya, ada nama-nama menarik lainnya seperti Niklas Sule, Juliant Brand, ataupun Timo Werner di skuat Jerman kali ini.

Satu yang disayangkan tentu adalah dicoretnya anak muda luar biasa bernama Leroy Sane dari daftar akhir skuat, padahal ia berperan besar saat Manchester City menjuarai Premier League Inggris di musim 2017/18.

Penulis: Madrosid
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved