Usai Pilkada, Masyarakat Kalbar Harus Kembali Bersatu

Oleh karena itu, gerakan diluar itu seperti yang dilakukan TNI/Polri saya sangat setuju sekali dengan diambil tindakan tegas.

Usai Pilkada, Masyarakat Kalbar Harus Kembali Bersatu
TRIBUN PONTIANAK / RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan, Erdi Abidin 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Erdi Abidin mengatakan masyarakat Kalbar telah melaksanakan pemilu beberapa waktu lalu. 

Kitakan sudah melaksanakan pemilu, rakyat sudah memberikan suaranya, tidak ada yang bisa merubah suara itu. Karena suara rakyat merupakan suara yang mengantarkan orang yang dipilih menjadi pemimpin.

Oleh karena itu, gerakan diluar itu seperti yang dilakukan TNI/Polri saya sangat setuju sekali dengan diambil tindakan tegas.

Baca: Pengamat Nilai Baiknya Anggota Dewan Nyaleg Dibatasi

Baca: Inisiasi RUU Hak Ulayat, Akademisi Hukum Kalbar Apresiasi Inisiatif DPD RI

Baca: Sambut HUT Kubu Raya ke-11, Pemkab Kubu Raya Gelar Jalan Sehat

Artinya dengan ini rakyat sudah cerdas, rakyat ingin damai, dan kita mendukung aparat jika ada pihak-pihak yang dianggap mengganggu keamaman bukan bagian dari Kalbar yang mengingkan Kalbar aman.

Terkait hasil di Bengkayang, paslon nomor tiga memang ada dua daerah yang kalah telak yakni di Landak dan Bengkayang.

Maka menggambarkan masyarakat hanya terbagi menjadi dua pilihan yakni nomor dua dan nomor tiga, ini adalah kondisi rill masyarakat.

Ketika melihat Karolin-Gidot menang di Landak dan Bengkayang sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar karena keduanya merupakan pimpinan didaerahnya.

Pengalaman pemilu selama ini menuntun masyarakat bahwa mereka bisa menentukan hak pilihnya sesuai hati nurani, kemudian gencarnya komunikasi dimedsos yang dilakukan paslon untuk mempengaruhi pilihan masyarakat.

Saya pikir kita harus menghormati hasil pemilihan ini, sehingga semua masyarakat juga menghormati keputusan dari hasil untuk memilih pemimpinnya.

Paslon yang kalah harus menunjukan kepada publik bahwa kompetisi susah usai, maka harus kembali menjadi bagian dari masyarakat Kalbar untuk bersama-sama, dan mengucapkan selamat kepada yang menang.

Maka akan menunjukan bahwa pertarungan kalah menang telah selesai sehingga diharapkan kembaki bersatu, dan bagi paslon yang menang dapat mengakomodir visi misi paslon yang kalah sehingga menjadi satu konsep membangun Kalbar yang lebih baik kedepannya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved