Faisal Reza: Bawaslu Masih Bisa Tindaklanjuti Laporan Hingga H+3 Setelah Penetapan

Akan tetapi jika terkait dengan sengketa hasil, Faisal menjelaskan itu adalah wewenang Mahkamah Konstitusi (MK).

Faisal Reza: Bawaslu Masih Bisa Tindaklanjuti Laporan Hingga H+3 Setelah Penetapan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Komisioner Bawaslu Kalimantan Barat Faisal Reza 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Barat Faisal Reza mengatakan pihaknya masih bisa bisa menindak lanjuti laporan terkait pelanggaran Pilkada hingga H+3 Setelah Penetapan, namun dengan catatan itu adalah pelanggaran yang sifatnya Terstruktur, Sistematis dan Masif, Rabu (4/7/2018).

"Di tingkat pilgub Misalnya selsai penetapan di KPU ya, itukan ada waktu H+ 3 laporan itu terkait dengan soal penetapan misalnya TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif) itu masih bisa," Ujarnya.

Akan tetapi jika terkait dengan sengketa hasil, Faisal menjelaskan itu adalah wewenang Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca: BBM Jenis Pertamax Naik, Ini Tanggapan Kohati HMI Komisariat Syariah Cabang Pontianak

"Tapi terkait sengketa hasil, itu urusannya MK. Tapi kalau terkait pidana pemilu, itu hitungannya adalah ada proses-proses nanti, misalnya disini kita dapatkan 7 hari atau ada laporan dalam 5 hari kita harus putuskan apakah pelanggaran atau tidak. Misalkan pelanggaran administrasi, kode etik, pidana," sambungnya.

Untuk itu kalau misalnya terkait laporan sengketa pemilu itu akan di proses oleh MK, akan tetapi kalau misalnya terkait administrasi apabila tahapannya (Pilkada) selesai, maka sudah selesai.

"Tapi kalau pidana atau kode etik itu masih bisa berjalan," tambahnya.

Namun demikian Faizal menegaskan sampai dengan saat ini pihaknya belum ada menemukan pelanggaran-pelanggaran kode etik, baik itu sifatnya aduan maupun temuan.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved