Pilkada Serentak

Pilkada Serentak 2018, Partisipasi Warga Capai 75-76 Persen

Angka partisipasi ini masih berada dalam rentang target yang ingin mereka capai, yakni 70-80 persen.

Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Ketua KPU Kayong Utara, Rudi Handoko menyebut angka partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2018 berada di kisaran 75-76 persen.

Menurut dia, angka partisipasi ini masih berada dalam rentang target yang ingin mereka capai, yakni 70-80 persen.

"Artinya masih tercapailah (target kita), sudah berada di atas 70 persen, walaupun belum sampai 80 persen," katanya di Kantor KPU Kayong Utara, Sukadana, Senin (2/7/2018).

Baca: Ciptakan Kondusifitas, Kapolda Kalbar Ajak Masyarakat Bijak Dalam Bersosmed

Saat ditanya soal mengapa angka partisipasi ini masih belum dapat mencapai 80 persen, dia menduga hal tersebut disebabkan oleh kurangnya kesadaran warga akan pentingnya Pilkada dalam menentukan figur kepala daerah.

Akan tetapi, dia juga berasumsi masih ada warga yang merasa tidak berhak memilih jika tidak terdaftar dalam DPT, meskipun sudah memiliki KTP Elektronik atau Suket.

Padahal, warga yang tidak terdaftar dalam DPT masih dapat menggunakan hak pilihnya dengan menunjukkan KTP Elektronik atau Suket kepada petugas KPPS.

"Tidak ada alasan mereka tidak dapat C6 tidak mau hadir, karena kita selalu menginformasikan bahkan sampai hari H, kalau tidak ada E-KTP tapi punya Suket silahkan memilih," jelasnya.

Sementara faktor lainnya, menurut dia, karena masih ada warga yang sudah terdaftar dalam DPT namun berhalangan mencoblos karena sedang berada di luar daerah.

"Mungkin ada mereka yang kerja atau sedang kuliah di Pontianak misalnya dan tidak bisa pulang," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved