Breaking News:

Bentuk Habitat Terumbu Karang Baru, Ini yang Dilakukan Komunitas Selam

Setelah semuanya siap, terumbu karang diturunkan di kedalaman 5 meter, tak jauh dari lokasi terumbu karang yang rusak

Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo bersama anggota komunitas Berau Journalist Diver, Freediver Berau dan Komunitas Puri Berau melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Derawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TANJUNG REDEB  – Wisata bahari, terutama wisata terumbu karang menjadi objek wisata andalan bagi masyarakat Berau. Namun berbagai aktivitas di sekitar objek wisata, membuat sejumlah titik terumbu karang mengalami mengalami kerusakan. Bahkan sebagian telah mengalami coral bleaching, atau koral yang memutih karena mati.

Tidak dapat dipungkiri, aktivitas wisatawan yang berkunjung juga menjadi salah satu penyebab kerusakan terumbu karang. Untuk mengimbangi ini, sejumlah komunitas diantaranya Berau Journalist Diver, Freediver Berau dan Komunitas Puri Berau melakukan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Derawan.

Puri Berau merupakan komunitas pemerhati terumbu karang yang fokus melakukan kegiatan pelestraian terumbu karang. Anggota komunitas ini melakukan rehabilitasi terumbu karang dengan tehnik transplantasi.

Baca: Dikirimi Video Nissa Sabyan, Begini Komentar Ustaz Abudl Somad

Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan sederhana yang mudah didapat, seperti pipa paralon, jaring dan semen yang telah dibentuk dengan cetakan pipa.

Pipa paralon di potong-potong sesuai dengan ukuran untuk membentuk kotak persegi panjang berukuran 3×2 meter,setelah itu jaring dipasang sebagai lantai dudukan cetakan cor semen,tempat dimana terumbu karang di ikat.

Setelah semuanya siap, terumbu karang diturunkan di kedalaman 5 meter, tak jauh dari lokasi terumbu karang yang rusak. Bibit terumbu karang diambil di sekitar lokasi terumbu karang yang telah rusak dengan kondisi terumbu karang yang masih baik.

Yudi Rizal, Ketua Komunitas Puri Berau mengatakan, ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh gabungan komunitas pecinta olahraga menyelam dan freediver. “Kami mengajak komunitas lainnya, untuk membentuk kepedulian lingkungan, terutama terumbu karang,” ujarnya, Selasa (3/7/2018).

(Baca: Kantor Imigrasi Pontianak Undang 18 Perusahaan Pengguna Tenaga Kerja Asing Terkait Hal Ini )

Transplantasi terumbu karang dengan tujuan perluasan terumbu karang ini merupakan suatu usaha untuk membentuk habitat terumbu karang baru. “Bukan hanya di Pulau Derawan saja, kedepan kami akan melakukan aksi serupa di wilayah pesisir Berau, seperti Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki dan Pulau Maratua. Kegiatan transplantasi ini akan kami agendakan tiap bulan untuk menjaga keindahan bawah laut Kepulauan Derawan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo yang juga penghobi selam rekreasi mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para anggota komunitas olahraga bawah laut ini. “Saya sangat senang melihat inisiatif komunitas ini. Mereka melakukan aksi transplantasi terumbu karang.. Harapan saya, mereka bisa terus melakukan kegiatan positif seperti ini tandasnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved