Ratusan ASN di Lingkungan Sekda Ketapang Saling Bermaaf-maafan

Ratusan Aaparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kantor Bupati Ketapang saling bermaaf-maafan.

Ratusan ASN di Lingkungan Sekda Ketapang Saling Bermaaf-maafan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Jajaran Sekretarian Kantor Bupati Ketapang bermaaf-maafan saat acara halal bi halal yang diselenggarakan Pemkab Ketapang di Kantor Bupati Ketapang, Senin (2/7). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Ratusan Aaparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kantor Bupati Ketapang saling bermaaf-maafan.

Kegiatan tersebut dilakukan mereka saat menggelar halal bi halal di lantai dasar Kantor Bupati Ketapang, Senin (2/7).

Kegiatan halal bi halal dihadiri Drs H Suprapto S Wakil Bupati dan Drs Heronimus Tanam ME Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang. Serta para asisten, staf ahli, kepala badan, kepala bagian, kepala dinas dan jajaran Pemkab Ketapang lainnya.

Baca: Gelar Halal Bihalal, Ini Pesan Dandim 1206 Putussibau

Kegiatan berkumpul dan saling bermaaf-maafan ini akan dijadikan tradisi yang diselenggarakan Pemkab Ketapang setelah Hari Raya Idul Fitri. Heronimus Tanam pada kegiatan tersebut menyampaikan kata sambutan.

Ia mengatakan kegiatan itu disatukan antara dharma wanita dan pegawai di lingkunagn Sekda Kantor Bupati Ketapang. Menurutnya halal bi halal merupakan kebiasaan masyarakat Indonesia dan tradisi ini hanya ada di Indonesia.

Tujuannya saling memaaf-maafkan atau menghalal halalkan. “Halal bi halal di lingkungan Sekretariat Kantor Bupati Ketapang merupakan kegiatan yang pertama kali,” kata Tanam kepada awak media di Ketapang, Senin (2/7).

“Nanti akan selalu di adakan setiap tahunnya. Ketika sama-sama memaafkan atau menghalakan maka itu jadi baik. Momen halal bi halal ini juga sarana kita untuk bersilaturahmi,” lanjutnya.

Tanam juga mengucapakan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Menurutnya umat islam telah melewati bulan puasa sehingga tentu akan menjadi lebih baik. Sebab Ibadah puasa banyak mengandung makna.

Sehingga dapat men syukurinya pada hari raya lebaran yang telah lalu. Ia berharap setelah menjalani ibadah puasa maka semua khususnya umat Islam mensucikan diri. Lantaran ibadah puasa juga sebagai sarana mengoreksi diri masing masing.

Termasuk bagi pegawai negeri sipil dalam melaksanakan tugas sehari hari maupun terhadap keluarga masing-masing. “Kami sebagai pimpinan di sekretariat daerah ini juga memohon maaf atas segala yang telah lalu,” ungkapnya.

“Demikian juga antara staf dengan atasan dan sebaliknya maupun sesama staf. Karena sebagai manusia ada kata atau perbuatan yang kurang menyenangkan. Tentu perlu kita hapus selama pertaubatan menjalankan ibadah puasa,” lanjutnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved