Pilkada Serentak

Pilkada Serentak Kalbar, Pokja Rumah Demokrasi Belum Temukan Indikasi Politik Uang di Pilgub Kalbar

Zaenuddin Kismit mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya masih belum mendapatkan dan belum mendengar adanya politik uang

Pilkada Serentak Kalbar, Pokja Rumah Demokrasi Belum Temukan Indikasi Politik Uang di Pilgub Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Moderator Seminar Kebhinekaan Untan, Zainuddin Kismit  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Ketua umum Kelompok Kerja (Pokja) Rumah Demokrasi Zaenuddin Kismit mengatakan sampai dengan saat ini pihaknya masih belum mendapatkan dan belum mendengar adanya politik uang yang terjadi di pilkada serentak 2018, Senin (2/07/2018).

"Sejauh ini kita belum mendengar adanya permainan politik uang. Ada pun permasalahannya hanya berkisar pada kesalahan teknis KPPS di lapangan atau adanya penghitungan ulang suara di TPS disalah satu daerah di kalbar," Ujarnya.

Baca: Pokja Rumah Demokrasi: Pilkada Kali Ini Menarik Perhatian Banyak Masyarakat

Sambungnya, Tetapi untuk laporan politik uang belum di temui. Namun demikian jika pun ada Zaenudin mendorong masyarakat untuk melaporkan hal tersebut ke bawaslu setempat agar segera ditindak lanjuti.

Namun demikian, dirinya meyakini Kalbar aman dari praktik politik uang tersebut. Salah satunya disebabkan karena para Paslon adalah para mantan kepala daerah, dan juga kepala daerah aktif.

"Semua paslon ini latar belakangnya, semua mantan kepala daerah sehingga saya yakin kedewasaan berpolitik mereka tentu cukup matang. Artinya mereka memahami bahwa setiap kontestasi pasti ada kalah dan menang akibat dari konsekuensi dari sebuah kompetisi," Pungkasnya.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved