Harapan Sutarmidji Terkait Pencanangan Zona Integritas Pengadilan Negeri Pontianak

Ia bangga kalau semua instansi dapat memberikan yang terbaik, sehingga Pontianak dapat menjadi rujukan daerah lainnya.

Harapan Sutarmidji Terkait Pencanangan Zona Integritas Pengadilan Negeri Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Pengadilan Negeri Pontianak, Erwin Djong menandatangani fakta integritas Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Pengadilan Negeri Pontianak, Senin (2/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyambut baik Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Pengadilan Negeri Pontianak.

Ia membeberkan alasannya menyambut baik karena Pengadilan Negeri Pontianak adalah bagian dari penilaian indeks bebas korupsi Pontianak serta lainnya.

"Karena layanan yang menjadi indikator itu tak hanya pada Pemkot Pontianak, tapi pada seluruh instansi yang ada di Kota Pontianak," ucap Midji.

Baca: Benarkah Hukum Bisa Dimainkan? Ini Kata Ketua Pengadilan Negeri Pontianak Erwin Djong Katakan 

Ia bangga kalau semua instansi dapat memberikan yang terbaik, sehingga Pontianak dapat menjadi rujukan daerah lainnya.

"Tahun lalu ada 200 lebih daerah se Indonesia datang ke Pontianak untuk belajar, karena semua ada di Pontianak makanya semua instansi harus lebih baik," sebutnya.

Sutarmidji menambahkan seluruh instansi yang ada di Kota Pontianak, harus saling bersinergi untuj menjadi yang terbaik dan mencegah korupsi terjadi.

Ia bersyukur berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Transparency International (TI) menunjukkan Pontianak berada diurutan kedua daerah paling baik terkait indeks persepsi korupsi setelah Jakarta Utara.

"Karena begini penilaian tentang indeks presepsi korupsi itu tidak hanya melihat kinerja Pemkot Pontianak. Tapi seluruh instansi yang ada di Kota Pontianak. Termasuk instansi vertikal pengadilan, nah kita sekarang berada di urutan kedua. Mudah mudahan ke depan transparansi internasional Indonesia menempatkan Pontianak sebagai kota terbersih korupsi sebagai yang pertama," ucapnya.

Di Pontianak disebutnya bukan tidak ada kasus korupsi, tapi sekarang indeks presepsi korupsinya terbaik kedua dengan nilai yang cukup baik.

Ia berharap dengan pencanangan daerah bebas korupsi oleh pengadilan kemudian instansi lain Pontianak menjadi yang terbaik.

"Nah kita, zona integritas ini tuntutan pelayanan. Adanya satu percepatan transparansi, kalau pelayanan di pengadilan ini bagaimana orang berperkara murah, transparan, cepat dan lain sebagainya. Nah itu yang nanti harus dikuatkan," ucapnya.

Berstatus pengadilan kelas I, Midji mengharapkan gedung Pengadilan Negeri Pontianak lebih memadai, karena saat inj disebutkannya tak memadai. Ia berharap juga mudah mudahan ada lahan untuk pembangunan Kantor Pengadilan Negeri Pontiank ini, sehingga pelayanan lebih baik.

"Kita juga akan mempertahankan status Pontianak sebagai kota dengan standar layanan publik terbaik seluruh Indonesia. Itu bukan hanya jajaran Pemkot tapi juga instansi vertikal. Mudah-mudahan semuanya bisa, sekali lagi saya sebagai wali kota berkepentingan, ini masalahnya image kota dan ini salah satu pendukung atau penunjang," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved