BKSDA Apresiasi Warga Wajok Hilir Yang Selamatkan Orangutan

"Berdasarkan informasi diterima dari masyarakat sekitar terdapat tiga individu yang sempat muncul dan saat baru diamankan satu individu," ujarnya

TRIBUN/ISTIMEWA
Warga mengevakuasi orangutan dari perkebunan warga ke rumah ketua RT di Parit H Yakob, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Minggu (1/7/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalbar Sadtata Noor Adirahmanta memberikan apresiasi dam terima kasih atas reaksi positif warga bersama intansi daerah dan polisi atas upaya penyelematan satu individu orangutan di Kecamatan Wajo Hilir, Kabupaten Mempawah.

"Secara umum kondisi kesehatan orangutan sehatan dan sempurna dan sudah berada di kandang sementara di balai konservasi," ujarnya saat konferensi pers di Kantor BKSDA Kalbar.

Baca: Masuk Pemukiman, Warga Terpaksa Amankan Individu Orangutan di Wajok

Baca: Lurah Sungai Jawi Dalam Serahkan Seekor Kambing Pada Petugas TPS 68, Ternyata Ini Penyebabnya

Dirinya juga membantah proses evakuasi yang dilakukan dengan cara ditembak. Video yang beredar melalui sosial media tersebut merupakan kejadian pada 2012 lalu.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat sekitar terdapat tiga individu yang sempat muncul dan saat ini baru diamankan satu individu," ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai mengatakan dalam waktu yang relatif singkat pihaknya akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar wajo hilir tentang penanganan dan tindakan yang harus dilakukan jika menemukan individu orangutan. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved