Dooor! Polisi Bekuk Residivis Narkoba di Pontianak Timur

MD sempat berprilaku kooperatif untuk menunjukan barang bukti yang di akuinya berada di wilayah Pontianak Selatan.

Dooor! Polisi Bekuk Residivis Narkoba di Pontianak Timur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Barang bukti. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar terpaksa melakukan tindakan tegas kepada satu diantara tersangka yang diduga kuat pelaku tindak pidana narkoba.

Tersangka yang di ketahui MD (40) warga Kelurahan Tambelan Sampit Pontianak Timur, dilumpuhkan dengan tindakan tegas pada hari Rabu (27/6) sekitar pukul 21.00 WIB terkait pengembangan atas tertangkapnya tersangka ‎PS atas dugaan Narkoba jenis Sabu seberat sekitar 600 Gram

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Purnama Barus menuturkan tersangka MD merupakan pengembangan dari tersangka PS yang sebelumnya ‎di ringkus oleh tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalbar di  Jl. Dusun Senunuk Rt 001 Rw 001 Desa Sebarra Kec. Parindu Kab. Sanggau pada Rabu Tanggal 27 Juni 2018 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

‎"Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalbar mengungkap perkara tindak pidana narkotika dengan dua orang tersangka yakni PS dan HS dengan barang bukti sekitar satu kantong besar berisikan 6 bungkus plastik yang berisikan butiran kristal yang diduga kuat narkotika jenis sabu,"kata Purnama.

Baca: Dua Hari Hilang, Jenazah Bonifasius Rian Ditemukan, Ada Dugaan Pengaruh Narkoba

Lanjutnya," 6 kantong plastik transparan yang *diduga berisi narkotika jenis sabu seberat kurang lebih masing-masing 100 gram dengan total keseluruhan 600 Gram

Dan berdasarkan keterangan dari PS dan HS yang mengaku kalau mereka di suruh oleh MD, dan kemudian anggota lapangan pun langsung melakukan penangkapan MD dan di lakukan pengeledahan.

"MD sempat berprilaku kooperatif untuk menunjukan barang bukti yang di akuinya berada di wilayah Pontianak Selatan. ketika akan menunjukan lokasi, MD berbohong dan berusaha melawan petugas dan kabur, terpaksa di lumpuhkan dengan dilakukan penembakan," ujar Dir Resnarkoba Polda Kalbar pada Tribun Pontianak.

Dan saat di lakukan pengeledahan dari MD berhasil di amankan satu unit mobil Chevrolet Captiva KB 1819 GL warna hitam dan 3 unit HP yang saat ini sudah di sita untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

"MD Merupakan seorang residivis dengan kasus narkoba yakni Pil Ekstasi yang pernah di tangkap oleh Polresta Pontianak pada tahun 2013 dalam kasus Narkotika (Ekstasi) dan dihukum penjara selama 4 tahun dan setelah bebas ia sempat beberapa kali menjadi Target Operasi Direktorat Reserse Narkoba namun selalu berhasi lolos,"jelasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved