POM Kalbar Laksanakan Halal Bihalal dan Doa Bersama Untuk Kalbar

Agus juga mengatakan Halal Bihalal adalah ajang untuk bertemu dan bertatap muka bagi anggota POM, yang mana selama ini hanya terjadi di sosial media.

POM Kalbar Laksanakan Halal Bihalal dan Doa Bersama Untuk Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Suasana Khidmat di kegiatan Halal Bihalal Persatuan Orang Melayu Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Rumah Melayu, Senin (25/06/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Ketua umum Persatuan Orang Melayu (POM) Kalimantan Barat Agus Setiadi mengatakan kegiatan yang mereka laksanakan adalah dalam rangka silaturahmi dan memperkuat persatuan Ukhuwah islamiyah, Senin (25/06/2018).

"Tujuannya untuk Halal Bihalal Persatuan Orang Melayu anggota dan simpatisan, jadi kita mengambil momen di Minggu tenang ini untuk memperkuat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah masyarakat melayu di Kalimantan Barat," ujarnya.

Baca: Meriah! Penampilan Kesenian Angklung di Kegiatan Halal Bihalal POM Kalbar

Baca: Ketua MUI Kota Pontianak Undang Ummat Laksanakan Salat Subuh Akbar Berjamaah 

Selain itu Agus juga mengatakan Halal Bihalal adalah ajang untuk bertemu dan bertatap muka bagi anggota POM, yang mana selama ini hanya terjadi di sosial media.

Juga untuk membulatkan tekad dan menyatukan suara dalam rangka Pemilihan Gubernur Kalimantan Barat, agar nanti para anggota yang kembali kedaerah bisa menyampaikan bahwa Kalbar ini aman dan damai.

Agus juga menegaskan POM juga akan turut serta menjaga Kalimantan Barat dari tindak kecurangan, intimidasi dan manipulasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

"Kita akan menjage dari tindak kecurangan, jage dari tindak Intimidasi, menjage dari tindak manipulasi segala macam. Ini tugas yang penting," ujarnya dirumah Melayu Kalimantan Barat saat Kegiatan Halal Bihalal Persatuan Orang Melayu.

Maka dengan demikian POM juga akan turut serta membantu dan meringankan tugas dari pada panwaslu.

Adapun bentuk penjagaan yang akan dilakukan adalah berupa memonitor dengan menyebar seluruh anggota di seluruh TPS, untuk memfoto, video, dan juga memonitoring dari pada pemungutan suara.

Hal itu dilakukan karena POM Kalbar tidak ingin pesta demokrasi Kalbar dicederai oleh hal-hal yang tidak diinginkan, karena mereka menginginkan pilkada berjalan dengan baik.

Halaman
12
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved