Pilwako Pontianak

Kebijakan Yang Akan Dilakukan Ketiga Paslon Wali Kota Pontianak Turunkan Angka Pengangguran

Data Dukcapil tahun 2017 menunjukan jumlah penduduk kelompok usia produktif di kota Pontianak hampir 70 persen.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Banyaknya jumlah pengangguran terdidik merupakan masalah yang dihadapi hampir disemua kota besar.

Di kota Pontianak angka pengangguran juga relatif tinggi, namun sudah berhasil diturunkan dari 9,44 persen ditahun 2015 menjadi 9,36 persen ditahun 2017.

Baca: Strategi Ketiga Paslon Wali Kota Agar Pontianak Tidak Banjir

Baca: Visi Misi Satarudin-Alfian, Pasangan Calon Wali Kota Pontianak Nomor Urut 3

Baca: Visi Misi Edi-Bahasan, Pasangan Calon Wali Kota Pontianak Nomor Urut 2

Data Dukcapil tahun 2017 menunjukan jumlah penduduk kelompok usia produktif di kota Pontianak hampir 70 persen.

Sejak tahun 2010 kota Pontianak sudah mulai menikmati bonus demografi.

Lantas, jika terpilih sebagai Wali kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, strategi apa yang akan dilakukan dalam menghadapi dan memanfaatkan bonus demografi ini serta kebijakan apa yang akan dilakukan untuk mempercepat penurunan angka pengangguran di kota Pontianak.

Simak pemaparan tiga paslon Wali Kota Pontianak dalam debat kandidat pasangan calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Pontianak periode 2018-2023 yang digelar KPU kota Pontianak di hotel Aston Pontianak, Selasa (19/6/2018) pukul 19.30 WIB.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved