Chatarina: Masyarakat masih Keluhkan Sulitnya Keterbukaan Informasi Badan Publik

Berdasarkan penyelesaian sengketa yang kami lakukan toh masih ada info yang dianggap tidak terbuka

Chatarina: Masyarakat masih Keluhkan Sulitnya Keterbukaan Informasi Badan Publik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Chatarina Pancer Istiyani 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Anggota Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi (ASE) Komisi Informasi (KI) Kalbar, Chatarina Pancer Istiyani mengatakan sulitnya keterbukaan informasi badan-badan publik masih ditemui oleh masyarakat atau lembaga yang bergerak di bidang advokasi.

”Bagi yang bergerak di bidang advokasi, rata-rata mengeluh informasi yang dibutuhkan untuk melakukan kerja-kerja advokatif tidak mudah didapatkan melalui website atau lainnya,” ungkapnya, Selasa (19/6/2018).

Badan-badan publik berdalih ada informasi yang disediakan, namun tidak diumumkan namun termasuk informasi terbuka. Kendati demikian ditegaskan manakala informasi itu dibutuhkan oleh masyarakat maka akan diberikan.

(Baca: Sujadi Optimistis Pilwako Pontianak Berjalan Kondusif )

“Berdasarkan penyelesaian sengketa yang kami lakukan toh masih ada info yang dianggap tidak terbuka,” katanya.

Dari beberapa informasi yang disengketakan melalui KI Kalbar, pihaknya menjumpai kondisi dimana pihak termohon atau badan publik/instansi bersikukub bahwa informasi tidak bisa diberikan kepada pihak tertentu.

“Tapi, hal itu justru menguatkan putusan yang dibuat oleh KI Provinsi. Kondisi ini menunjukkan bahwa badan publik tahu, tapi kesadaran dalam memberikan pelayanan informasi sebagaimana diatur dalam UU belum optimal dan sesuai dengan kehendak masyarakat,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved