Citizen Reporter

450 Anak Antusias Ikuti Jambore Sekami di Pusat Paroki

Kegiatan ini berlangsung 10-12 Juni di gereja pusat Paroki Jl.Lintas Selatan Nanga Kalis,Kecamatan Kalis,Kabupaten Kapuas Hulu.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Peserta Jambore Sekami medengar arahan dari Panitia dan Pendamping di Komplek Pastoran Kalis Pusat Paroki. 

Citizen Reporter

Laurensius

Mantan Koster Nanga Kalis dan Ketua OMK Stasi Santo Petrus Tekudak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Sebanyak 450 anak gabungan dua Paroki bersukacita, bergembira, penuh semangat dan antusias mengikuti Jambore Sekami di Pusat Paroki.

Anak-anak yang mengikuti ini adalah anak yang masih usia TK,SD,dan ada yang sudah SMP tersebar kurang lebih 54 Stasi di dua Paroki.

Baca: Baik dan Buruk Makna Tanda Tangan Donald Trump! Tak Suka Hidup Sendirian

Baca: Pangeran Charles Ternyata Punya Dukun Tempat Berkeluh Kesah, Sempat Ikut Misi di Indonesia

Kegiatan ini berlangsung 10-12 Juni di gereja pusat Paroki Jl.Lintas Selatan Nanga Kalis,Kecamatan Kalis,Kabupaten Kapuas Hulu.

Pak Sehen selaku ketua DPP dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini yang mana anak-anak ini adalah generasi masa depan Gereja kita.

Baca: Pemkab Sintang Jamin Tidak Ada Guru ASN di Daerah 3T Pindah ke Pusat Kota

Maka dari pembinaan iman anak sangat di perlukan mulai dari keluarga sehinga pertumbuhan perkembangan anak menjadi cerdas, bijak, dan beriman menghayati ajaran Gereja dalam diri anak itu sendiri yang merupakan aset masa depan Gereja dan negara.

Ia juga berharap kegiatan ini berjalan lancar dan beliau meminta panitia dan pendamping Sekami mendamping benar - benar menfaatkan momentum ini sebaik-baiknya dalam pendampingan kegiatan terhadap anak-anak.

Pastor Kepala Paroki dalam Kotbah dan sambutannya,Pastor yang akrab di sapa Pastor Chrispin, Pr ini mengatakan kegiatan ini adalah sejalan dengan seruan dan nawacita dari KWI yang akan melaksanakan kegiatan Jambore Sekami Nasional bulan Juli di Pontianak tahun ini.

Pastor juga berharap anak-anak dalam kegiatan ini bisa belajar mandiri, berani, jujur, rajin belajar, dan berdoa yang merupakan generasi emas masa depan Gereja dan masyarakat maka dari itu pendidikan Iman anak sejak dini sangat di perlukan mulai dari keluarga sesuai dengan tujuan dari Perkawinan.

Karena keluarga merupakan pusat sentral pembinaan iman anak yang mana keluarga sering disebut Gereja mini.

Seminari mini artinya artinya keluarga bertangung Jawab penuh terhadap pendidikan Iman anak selain dari sekolah dan Pastor.

Dengan adanya kegiatan ini Pastor berharap anak-anak ini bertumbung dan berkembang dalam iman menjadi anak yang cerdas, bijak, berani dan mampu menjadi Saksi garam serta terang di tengah kehidupan Gereja dan bangsa kelak nanti.

Pembinaan ini juga Partisipasi Gereja dalam pembinaan Pendidikan menyongsong tantangan Indonesia menjadi Indonesia emas tahun 2045.

Karena Gereja bagian dari NKRI yang mana tertuang dalam pembukaan UDD 1945 dengan pendidikan dan pembinaan mencerdaskan kehidupan  bangsa, Pastor meyakinkan dengan pembinaan seperti ini anak- anak siap menuju Indonesia emas menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved