Pekerja Temukan Tumpukan Uang dari Era Perang Dunia II Saat Renovasi Toko, Jumlahnya Fantastis

Di masa jayanya, toko tersebut kerap dikunjungi PM Churchill dan istrinya Lady Clemententine Chuchill.

Pekerja Temukan Tumpukan Uang dari Era Perang Dunia II Saat Renovasi Toko, Jumlahnya Fantastis
NEW YORK POST
Tumpukan uang kertas yang ditemukan di bawah lantai sebuah toko penjahit yang diyakini dari era Perang Dunia II. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BRIGHTON  - Sejumlah pekerja menemukan setumpuk uang kertas dari masa Perang Dunia II ditemukan di bawah papan lantai yang telah rusak di sebuah toko penjahit tua di Inggris.

Toko penjahit tersebut sebelumnya diyakini menjadi langganan dari mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill.

Tumpukan uang tersebut ditemukan dalam kondisi yang sudah rusak, robek, dan bercampur tanah di bawah lantai toko di kota Brighton, di Inggris selatan.

Diberitakan BBC, yang dikutip New York Post, "harta" peninggalan era PD II tersebut ditemuka para pekerja saat  tengah merenovasi toko tersebut pada Mei lalu.

(Baca: Pastikan Tak ada Takbiran di Monas, Ini Lima Titik Yang Disiapkan Sandiaga Uno )

Para pekerja membongkar lapisan papan pada lantai yang telah lapuk dan membusuk. Pemilik toko, Russ Davis pada awalnya menyangka benda tersebut hanyalah beberapa balok kayu. Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Tarik Uang Kertas 1 Riyal.

"Saya mencoba membelahnya menjadi dua bagian dan menemukan uang kertas bernilai 1 poundsterling," ujar Davis.

"Setiap lebar uang kertas itu sudah menempel satu sama lain. Mustahil untuk memisahkannya. Tumpukan uang kertas itu sudah seperti sepotong kue dari tanah," tambah Davis.

Secara total, dia menemukan 30 bundel uang kertas senilai 1 dan 5 pounsterling dengan nilai keseluruhan diperkirakan 30.000 pounstreling atau sekitar Rp 560 juta, jika dikonversikan ke dalam kurs saat ini.

Davis menyadari tumpukan uang yang ditemukannya sudah berusia sangat tua hingga harus membongkar lantai.

(Baca: Gara-gara Ucapkan Kata-kata ini, Ustaz Alfian Tanjung Dijebloskan ke Lapas Porong )

Hasil penelitian laboratorium secara lebih lanjut menunjukkan uang tersebut berasal dari era Perang Dunia II.

Halaman
12
Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved