Selain ke Toko Tradisional, Pemda Sambas dan Forkopimda Juga Sidak Toko Modern
Adanya sejumlah produk makanan jenis roti dan makanan kaleng yang tidak layak edar
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas, Hairiah membenarkan, adanya sejumlah produk makanan jenis roti dan makanan kaleng yang tidak layak edar, yang ditemukan saat sidak di satu di antara toko di Pasar Sambas.
"Memang ada makanan kurang layak, terutama itu ada roti berbagai merek. Tapi menurut dari pemilik toko, bahwa makanan tersebut sudah tersimpan tidak untuk diperjualbelikan. Nah kemudian kami juga menemukan beberapa kaleng makanan kaleng yang kondisi kemasannya kurang baik. Dalam arti kaleng kemasannya rusak," ungkapnya.
Lanjut Hairiah, sejumlah produk makanan tidak layak edar tersebut, sudah diambil oleh Satgas Pangan Kabupaten Sambas, untuk dilakukan uji kelayakannya.
"Karena kita tidak ingin barang-barang tersebut terdistribusi ke daerah-daerah, sehingga ini bisa berakibat tercemarnya makanan di dalam kemasan kaleng tersebut," jelasnya.
Baca: Program Bimbel Ganesha Operation Untuk Siswa SD
Kemudian untuk yang lain, selain ke toko-toko tradisional, pihaknya juga melakukan sidak ke toko modern.
"Ada Alfamart, di situ kami ada memperbandingkan harga juga. Misalnya harga minyak goreng, yang saat ini mereka sedang melakukan promo, dan memang ada selisih harga yang cukup signifikan dengan toko-toko yang tradisional. Tapi itu hanya beberapa produk saja. Pada umumnya produk yang dijual ini adalah produk-produk yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat secara luas," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemda Kabupaten Sambas bersama Forkopimda Kabupaten Sambas memonitoring pengawasan barang, jasa, serta kesiapan alat transportasi darat dan sungai, serta pasokan BBM di SPBU, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Jumat (8/6/2018).
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili memimpin langsung sidak, bersama Wakil Bupati Sambas, Hairiah.
Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo. Ketua MUI Sambas, Syamsuri Syafiuddin. Kadishub, Feri Madagaskar. Kadiskumindag, Musanif.
Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdaganga (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Nisa Azwarita mengungkapkan, sejumlah pihak terkait yang turut terlibat dalam sidak ini, di antaranya Diskumindag Sambas, bagian perekonomian dan SDA Setda Sambas.
Dinas Perhubungan Sambas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sambas, Dinas Kesehatan Sambas, Diskominfo Sambas, Satpol PP Sambas, Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, bagian Humas dan Protokol Setda Sambas serta Polres Sambas dan MUI Sambas.
"Sidak ini, dalam rangka persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, pengendalian harga, ketersediaan bahan pokok dan barang strategis lainnya serta perlindungan konsumen," ungkapnya.
Baca: Pelatih Persib Mario Gomez Rindu Bobotoh, Banyak Pekerjaan Setelah Ini
Forkopimda yang hadir dalam sidak, melakukan pemantauan, pengawasan terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok, serta barang strategis lainnya di Kabupaten Sambas menjelang Idul Fitri 1439 H.
"Melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap barang-barang atau produk untuk layak konsumsi atau kedaluarsa di Kabupaten Sambas, menjelang Idul Fitri 1439 H," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/monitoring_20180608_200441.jpg)