PT Pelindo II Bagikan 2000 Paket Sembako Murah Pada Masyarakat

Pasar murah kali ini, kata Adi diberikan dengan sistem subsidi sehingga harga yang dibeli masyarakat empat kali lebih murah dari harga aslinya.

PT Pelindo II Bagikan 2000 Paket Sembako Murah Pada Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Seorang masyarakat tengah menukarkan kupon dan menebusnya Rp50 ribu untuk mendapatkan paket yang disediakan oleh PT Pelindo II Pontianak, Kamis (7/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Saat menjelang perayaan lebaran ini, banyak perusahaan ingin mengambil bagian dari meringankan beban dari masyarakat seperti halnya yang dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak.

Pada hari yang sama Pemkot Pontianak juga menyerahkan bantuan sosial tali asih pada Pekerja Harian Lepas (PLH) mereka dan PT Pelindo II Persero pun melakukannya untuk meringankan beban masyarakat.

Baca: Pasar Murah Pelindo II Pontianak, Warga Tebus Murah Paket Sembako

Baca: PHL Ucapkan Syukur Dapat Bantuan Sosial Tali Asih

Baca: Pagi Ini Pemkot Pontianak Serahkan Tali Asih Pada PHL

Sebanyak 2000 paket sembako murah disebarkan oleh PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

General Manager PT Pelindo II Cabang Pontianak, Adi Sugiri menuturkan Pasar Murah ini diselenggarakan di seluruh Cabang Pelindo II di Indonesia dan ini memang merupakan agenda tahunan untuk memberikan manfaat pada masyarakat sekitar pelabuhan.

Baca: PT Pelindo II Cabang Pontianak Gelar Pasar Murah, Disini Tempatnya 

Baca: Ratusan PHL Kota Pontianak Berkumpul di Halaman Sekretariat Daerah, Ini Tujuannya

"Kegiatan ini memang diselenggarakan setiap tahunnya, ini bagian dari PT Pelindo II mengambil peran untuk memberikan manfaat pada masyarakat sekitar pelabuhan dan para buruh yang ada," ucap Adi Sugiri saat diwawancarai setelah pembukaan pembagian paket sembako murah pada masyarakat yang dipusatkan di terminal penumpang, Kamis (7/6/2018).

Pasar murah kali ini, kata Adi diberikan dengan sistem subsidi sehingga harga yang dibeli masyarakat empat kali lebih murah dari harga aslinya.

"Harga normal perkantong yang berisi bahan kebutuhan pokok itu Rp 200 ribu, sementara masyarakat hanya perlu membayar Rp50 ribu, pasar murah ini bagian dari implementasi kami pada negeri," ujarnya.

Adi berharap, kehadiran pasar murah ini dapat meringankan sedikit beban masyarakat menjelang Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi.

Untuk di Kalbar, pihaknya juga melakukan pasar murah di Pelabuhan Kijing Mempawah dengan menyebarkan 1000 paket untuk masyarakat sekitarnya.

Adi Sugiri menambahkan mekanisme pemberian paket sembako murah ini, awalnya pihak panitia memberika kupon pada masyarakat sekitar tentunya bekerjasama dengan aparat pemerintah setempat untuk dara-data warganya dan juga bekerjasama dengan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Jasa Karya atau Buruh Pelabuhan untuk mendistribusikan kupon untuk menebus paket dengan harta Rp50 ribu yang jauh lebih murah dari harga sebenarnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved