Persekongkolan Berujung Tuntutan 4,6 Tahun Penjara! Yekti dan Sahabatnya Menangis

Suhadi mengaku tidak terima dan kecewa terhadap tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Persekongkolan Berujung Tuntutan 4,6 Tahun Penjara! Yekti dan Sahabatnya Menangis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Saat dirangkul sahabat dan keluarga, tangis Terdakwa Yekti Kusumawati (berkacamata) pecah usai sidang ketiga belas beragenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas perkara dugaan tipikor pengadaan alat kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun 2012 di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Jalan Urai Bawadi, Kota Pontianak, Selasa (5/6/2018) sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tangis Terdakwa Yekti Kusumawati pecah usai sidang ketiga belas beragenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (alkes RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak Tahun 2012.

Sidang digelar di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Pontianak, Selasa (5/6/2018) sore.

Ia sempat tegar dan menahan tangis saat bangkit dari kursi pesakitan.

Baca: Ajakan Pesepakbola Nyanyi Seksi di Ranjang, Media Asing Tampilkan Foto Via Vallen

Baca: Via Vallen Ramaikan Laga PSMS Medan vs Persib

Namun, saat dirangkul keluarga, sahabat dan rekan-rekannya, ia tidak bisa membendung rasa sedih bercampur kecewa.

Tangisan Yekti seketika diikuti oleh tangis beberapa sahabat dan rekan-rekannya semasa bertugas di Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Dalam perkara yang diduga merugikan negara sekitar Rp 13.419.616.000 dari pagu anggaran Rp 35 miliar berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) itu, Yekti dituntut dakwaan subsidair Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dan Jo Pasal 55 KUHP.

JPU menuntut Yekti dengan hukuman pidana penjara 4,6 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 1 tahun penjara.

Tidak hanya Yekti, JPU juga membacakan tuntutan kepada Pemilik PT Bina Karya Sarana sekaligus Direktur PT Mitra Bina Medika Suhadi dan Direktur Utama PT Bina Karya Sarana Sugito.

Suhadi dan Sugito juga didakwa pasal yang sama dengan Yekti, namun dengan hukuman berbeda.

Sugito diancam hukuman pidana penjara 4,6 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 1 tahun penjara.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved