Ramadan 1439 H

Jelang Lebaran, Kapolri Janji Tindak Tegas Penimbun Pangan

Pemerintah selalu mengatakan bahwa hal itu terjadi akibat penimbunan barang oleh pihak-pihak yang coba mengambil keuntungan besar.

Jelang Lebaran, Kapolri Janji Tindak Tegas Penimbun Pangan
tribunews
Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menjelang lebaran 2018, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memperingatkan kepada semua pihak agar tak menimbun bahan pangan untuk mendapatkan keuntungan berlimpah.

Sebab, lanjut dia penimbunan bakal menimbulkan gejolak harga pangan di pasaran.

Tito Karnavian menambahkan, jajarannya akan menindak tegas para mafia pangan yang beroperasi jelang Lebaran 2018.

"Jangan sampai ada penimbunan, ada mafia yang main, ini (akan) kami pukul," ujar Tito di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (6/6/2018).

(Baca: Sah! Dr Syarif Jabat Rektor IAIN Pontianak )

Kapolri mengungkap, polisi sudah menangkap 495 orang yang diduga terlibat mafia pangan. Lebih dari 390 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Ia berharap, banyaknya pihak yang ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia pangan membuat siapapun mengurungkan niat untuk menimbun bahan pangan.

"Mudah-mudahan ini bisa menekan niat mereka memainkan komoditas pangan ini," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Berdasarkan keterangan Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, dan Dirut Bulog, kata Kapolri, stok pangan untuk Lebaran terkategori aman. Oleh karena itu, Polri fokus kepada distribusi pangan.

Bila menengok pengalaman tahun-tahun sebelumnya, lonjakan harga pangan kerap terjadi lantaran adanya kelangkaan di pasaran. Pemerintah selalu mengatakan bahwa hal itu terjadi akibat penimbunan barang oleh pihak-pihak yang coba mengambil keuntungan besar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kapolri: Menimbun Pangan Jelang Lebaran, Kami Pukul 

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved