Breaking News:

Rapat Paripurna, Fraksi Golkar Tegaskan Masalah Ini Harus Jadi Perhatian

Untuk masalah ketenagakerjaan, Fraksi Golkar mendorong instansi teknis lebih memaksimalkan agar peluang kerja semakin terbuka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINO
Juru Bicara Fraksi Golkar, Bong Ci Nen sampaikan pemandangan umum fraksi saat Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan Ketiga Tahun 2018 di  Ruang Bailarung Sari, Gedung DPRD Kalbar, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Selasa (5/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Juru Bicara Fraksi Golkar, Bong Ci Nen mengatakan persoalan sembako, kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja dan transmigrasi harus mendapat tempat signifikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Semua itu harus mendapat perhatian, APBD merupakan produksi bersama legislatif dan eksekutif. Perlu terobosan dalam membangun Kalbar lebih baik, sejahtera dan kompetitif dengan daerah lainnya," ungkapnya saat pemandangan umum fraksi saat Rapat Paripurna Ke-9 Masa Persidangan Ketiga Tahun 2018 di Ruang Bailarung Sari, Gedung DPRD Kalbar, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Selasa (5/6/2018).

Baca: Fraksi Golkar Sambut Baik Raperda Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Baca: Rapat Paripurna, Fraksi Golkar Nilai Opini WTP Tunjukkan Sistem Pemprov Kalbar Berjalan Baik

Untuk masalah ketenagakerjaan, Fraksi Golkar mendorong instansi teknis lebih memaksimalkan agar peluang kerja semakin terbuka dan meningkatkan skill Sumber Daya Manusia (SDM) Kalbar, agar dapat mampu bersaing dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal luar Kalbar dan Tenaga Kerja Asing (TKI).

"Kemudian, persoalan kesehatan merupakan persoalan strategis dan harus dapat perhatian serius pemerintah dan elemen masyarakat lainnya. BPJS harus dievaluasi karena masih banyak masyarakat belum menerima manfaat BPJS, sosialisasi masih minim," terangnya.

Baca: FKIJK Kalbar Apresiasi Daud Cino Jordan

Tidak lama lagi masyarakat Kalbar akan melaksanakan pesta demokrasi, Fraksi Golkar mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah bersama-sama sukseskan pelaksanaan Pemilukada yang aman, tertib dan lancar.

"Ciptakan demokrasi jujur dan adil sesuai prinsip Pemilu," katanya.

Fraksi Golkar tidak akan bosan ajak aparatur pemerintah sebagai penguat anggaran untuk menekankan prinsip pengelolaan uang negara secara efisien.

"Hal ini agar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian," tukasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved