Klaim Didukung NU, Muhaimin Sebut Jokowi Rugi Jika Tak Meminang Dirinya Sebagai Cawapres

Kalau Pak Jokowi 'nglamar' Cak Imin, baru saya dukung. Kalau belum 'nglamar' masa saya dukung

Kompas.com
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (kiri) dan presiden Joko Widodo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDUNG  - Muhaimin Iskandar ( Cak Imin) Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB), menyebut Joko Widodo ( Jokowi) rugi jika tak meminang dirinya sebagai calon wakil presiden 2019-2024.

"Rugi pasti. Dari dulu udah saya omongkan. Sangat rugi," ucap Cak Imin dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (4/6/2018).

Dijelaskan Cak Imin, hal itu dilontarkannya karena basis Nahdlatul Ulama ( NU) di seluruh Indonesia solid mendukungnya maju pada Pilpres 2019. Karena itu, sebagai organisasi Islam terbesar Indonesia, suara NU akan sangat menentukan pada Pilpres mendatang.

"Insya Allah jumhur. Solid itu jumhur, jumhur itu mayoritas. Mayoritas itu total," jelas Cak Imin.

(Baca: Warga Penasaran dengan Isi Perut Buaya, Setelah Dibelah Ditemukan Tulang Belulang Manusia )

Pada Ramadhan ini, Cak Imin makin gencar keliling melalui tajuk Safari C1NTA Ramadhan Tour De Java. Di Jabar, ia mengunjungi Sekretariat PWNU Jawa Barat. Acara itu dihadiri 1.000 kiai, aktivis politik NU Jabar, pengurus PW NU Jabar, PC NU Se -Jawa Barat, Ansor, PMII, IPNU, IPPNU, Muslimat, Fatayat NU, Ansjor, dan lainnya.

"Kepentingannya tentu banyak yah. Pertama, soliditas barisan NU menghadapi Pileg dan Pilkada. Yang paling penting saya mengukuhkan silaturrahmi untuk minta do'a restu maju Pilpres 2019," pungkas Wakil Ketua MPR RI itu.

Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj, menyatakan dukungannya kepada Jokowi sebagai cawapres. Dengan syarat, Jokowi memiliki Cak Imin sebagai cawapresnya di Pilpres 2019.

"Kalau Pak Jokowi 'nglamar' Cak Imin, baru saya dukung. Kalau belum 'nglamar' masa saya dukung," ungkapnya.

Dukungan yang diberikan KH Said Aqil Siradj kepada Cak Imin untuk maju mendampingi Jokowi sebagai cawapres, dinilai memperkuat posisi Cak Imin. Pasalnya saat ini, terjadi kompetisi figur-figur yang akan mendampingi Cak Imin. Dengan dukungan Said Aqil, posisi Cak Imin sebagai representasi kaum Nahdliyyin semakin kokoh.

"Dukungan KH Said Aqil Siradj kepada Cak Imin sangat penting bagi Cak Imin bahkan PKB secara keseluruhan," ujar Direktur Said Aqil Siroj Institute, M Imdadun Rahmat, beberapa waktu lalu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maju Jadi Cawapres, Cak Imin Klaim Didukung NU"

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved