TNI/Polri Siap Amankan Festival Saur-saur ke XVI, Ini Saran Kapolres Mempawah

Festival Saur-saur ke XVI di Kabupaten Mempawah akan di buka pada malam nanti, Jumat (01/06/2018).

TNI/Polri Siap Amankan Festival Saur-saur ke XVI, Ini Saran Kapolres Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Festival Saur-saur ke XVI di Kabupaten Mempawah akan di buka pada malam nanti, Jumat (01/06/2018).

Sejumlah persiapan telah di rampungkan oleh panitia penyelenggara.

Plt Bupati Mempawah Gusti Ramlana mengungkapkan bahwa persiapan telah rampung 100%, bahkan pada gelaran Sahur - Sahur kali ini akan di hadiri langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat Irjen Didi Haryono dan Danrem 121 / ABW ABW Brigjen TNI Bambang Ismawan.

Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso pun memastikan kehadiran Kapolda Kalbar dan Danrem 121 / ABW pada malam ini saat di jumpai Tribun usai pimpin upacara hari lahir Pancasila di aula Kantor Bupati Mempawah. Jumat (01/06/2018) pagi.

Didik mengatakan pihaknya akan mengerahkan 160 personel gabungan dari TNI dan Polri yang akan mengawal jalannya Festival Saur - saur ke XVI ini.

"Ke 160 personel dari TNI dan Polri akan mangamankan jalur yang akan di gunakan pada kegiatan ini sendiri," ungkapnya.

Didik mengungkapkan bahwa pengamanan Rute pada Festival ini sangatlah penting untuk di lakukan.

Ia memaparkan bahwa ruas jalan di Kabupaten Mempawah yang akan di gunakan pada Festival Saur - Saur tergolong sempit sehingga sangat tidak memungkinkan apabila di lakukan penutupan.

"di jumat dan sabtu malam banyak kendaraan yang lewat, terlebih kendaraan roda 6 ke atas, dan itu nanti akan kami atur agar tidak bersinggungan dengan pengguna jalan yang lain, ya mungkin dengan sistem buka tutup," ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres menyarankan, mungkin di waktu yang akan datang, pihak Pemda dapat membuat jalur atau jalan alternatif untuk di Kabupaten Mempawah.

"Kita tidak ada rute alternatif yang lain untuk kegiatan ini, Mungkin dengan kegiatan ini, kita sadar kita membutuhkan jalan alternatif, sehingga kedepan mungkin Pemda dapat mbuat jalan arteri jalan dari perbatasan Kabupaten hingga Sungai Pinyuh sehingga tidak perlu melewati Kota," sarannya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved