Millenial

Menjadi Kartini Modern dengan Kembangkan Setiap Potensi, Ini Penjelasan Fitri

Bahwa perempuan, perlu memperjuangkan hak-haknya agar dapat tumbuh berkembang dengan segala potensinya.

Menjadi Kartini Modern dengan Kembangkan Setiap Potensi, Ini Penjelasan Fitri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Siswa kelas X Akuntansi 2 SMKN 1 Pontianak Fitri Sekarwangi, saat ditemui, Kamis (31/05/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjadi perempuan modern sejatinya tak berbeda dengan para perempuan di masa lampau. Keduanya, punya hak yang sama mengembangkan setiap potensi yang ada.

"Sebenarnya sama saja antara Kartini di masa lalu, dan para perempuan di masa kini. Sama-sama perlu memperjuangkan haknya, agar potensi yang dimiliki bisa dikembangkan sebaik mungkin," Fitri Sekarwangi (15), Kamis (31/05/2018).

(Baca: Daun Sambung Nyawa Sebagai Antioksidan Alami Yang Mudah Didapat )

Siswi kelas X Akuntansi 2 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pontianak itu menilai, Kartini menjadi inspirasi para perempuan. Baik di masa silam, maupun era modern seperti saat ini.

Menurut gadis yang akrab siapa Pipit ini, Kartini sendiri menurutnya layak disebut sebagai sumber inspirasi. Bahwa perempuan, perlu memperjuangkan hak-haknya agar dapat tumbuh berkembang dengan segala potensinya.

Sebagaimana lelaki, para perempuan juga memiliki potensi besar dalam banyak hal. Sehingga akan sangat disayangkan apabila para perempuan muda di zaman millenial ini, abai dengan nasibnya sendiri.

(Baca: Ditetapkan Tersangka, Pria Asal Wamena Menangis di Tahanan )

Kartini modern, katanya, bisa diwujudkan dalam banyak konteks. Termasuk pelajar putri seperti dirinya, yang terus belajar bersungguh-sungguh meraih prestasi di bidang pendidikan.

"Apalagi, di era modern ini, setiap orang punya keleluasaan yang lebih luas dalam berekspresi. Termasuk juga bari para remaja putri," lanjutnya.

Semangat Kartini ini pulalah yang dirasakannya setelah ikut kegiatan peringatan hari Kartini di sekolahnya, pada medio April lalu. Dalam kesempatan itu, dirinya turut serta meramaikan agenda peringatan hari Kartini di sekolahnya dengan kenakan baju kebaya.

"Senang karena merasa tampil berbeda dari hari biasa. Rasanya lebih anggun dalam balutan kebaya," pungkasnya.

Penulis: Ishak
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved