Libatkan Pelajar Putra di Peringatan Hari Kartini, Ini tujuannya
Seorang siswi di kelas X Administrasi Perkantoran Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pontianak.
Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Konon, Hawa diciptakan Tuhan dari rusuk sang Adam.
Kisah teologis yang termaktub dalam kitab samawi ini, menandakan bahwa sejatinya perempuan dan lelaki adalah 'satu kesatuan' yang saling melengkapi.
Filosofi inilah yang agaknya difahami Febriani Zulqaidah (16).
Seorang siswi di kelas X Administrasi Perkantoran Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pontianak.
"Karena pada dasarnya perempuan dan lelaki itu diciptakan berpasangan sebagai manusia. Jadi tidak seharusnya didikotomikan dalam sudut pandang yang berseberangan," ujarnya, Kamis (31/05/2018).
Baca: Menjadi Kartini Modern dengan Kembangkan Setiap Potensi, Ini Penjelasan Fitri
Gadis cantik yang juga menjabat Pelaksana Tugas Sementara (Plt) OSIS SMKN 1 Pontianak itu mengungkapkan, berangkat dari prinsip itu, pihaknya pun menyajikan sesuatu yang berbeda dalam perayaan 'hari perempuan' alias peringatan hari Kartini.
Dalam agenda yang digalang OSIS SMKN 1 Pontianak di medio April 2018 lalu itu, ada dua agenda utama yang dihadirkan. Pertama adalah fashion show, dan kompetisi merias tumpeng.
Pada kompetisi fashion show, pihaknya tak hanya menyiapkan agenda tersebut untuk diikuti siswi putri di sekolah itu. Namun juga melibatkan siswa putra.
"Jadi tampilnya itu berpasangan. Siswa dan siswi menampilkan pakaian tradisional bersama-sama, berpasangan," lanjutnya.
Upaya ini menurutnya penting. Sebab, meskipun hari Kartini identik dengan kaum hawa, ia ingin semangat Kartini tersebut juga mengilhami para pelajar pria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/plt-osis-smkn-1-pontianak-febriani-zulqaidah_20180531_085312.jpg)