Curah Hujan yang Tinggi, Mapolres Kayan Hilir Terendam Banjir
Air juga sudah menggenangi lantai kantor Polsek setinggi kurang lebih 25 centimeter ...
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Akibat intensitas hujan yang sangat tinggi terutama daerah perhuluan Sungai Kayan membuat sungai yang sering digunakan masyarakat untuk jalur transportasi ini tidak mampu lagi menampung debit air yang cukup besar.
Dengan demikian, sejumlah rumah yang berada dibantaran Sungai Kayan lebih dahulu mengalami kebanjiran. Kemudian juag disusul kota Kecamatan Kayan Hilir (Nanga Mau), terutama daerah yang rendah seperti di Mapolsek.
"Air juga sudah menggenangi lantai kantor Polsek setinggi kurang lebih 25 centimeter sehingga untuk antisipasi debit air yang meningkat saya minta anggota mengevakuasi barang," ujar Kapolsek Kayan Hilir Iptu Ya' Yanto, Kamis (31/5/2018) siang.
Baca: Banjir Rendam Dua Desa di Ambawang, Foto Ini Sebagai Bukti
Iptu Ya' Yanto menjelaskan bahwa banjir yang melanda Kecamatan Kayan Hilir ini memang baru tahun ini terjadi lagi setelah tiga tahun terakhir terjadi. Sebab itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada.
"Banjir yang terjadi di Kecamatan Kayan Hilir ini tidak terjadi setiap tahun. Menurut masyarakat Nanga Mau, kejadian ini terakhir tiga tahun yang lalu dan baru sekarang banjir lagi," tutup Kapolsek Kayan Hilir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kecamatan-kayan-hilir-yang-merendam-mapolsek-kayan-hilir_20180531_151458.jpg)