89 Warga Keracunan Setelah Konsumsi Keong Sawah
Faktornya banyak, bisa dari pengolahannya yang tidak baik atau mungkin dari tututnya itu sendiri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Usai konsumsi keong sawah atau dikenal dengan sebutan tutut, 89 warga Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Jawa Barat keracunan.
Kepala Humas Dinas Kesehatan Kota Bogor Nia Nurkania mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Namun, dugaan sementara, warga keracunan karena konsumsi tutut yang sudah basi.
"Hasil uji lab baru akan keluar besok (Selasa), sementara diduga tutut tersebut basi jadi sudah mengandung bakteri atau kuman," kata Nia, Senin (28/5/2018).
(Baca: Hore! Terlama dalam Sejarah di Indonesia, Juni 2018 Karyawan Libur 12 Hari dan Terima THR )
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian (Distan) Kota Bogor Wina mengatakan ada banyak faktor yang bisa membuat warga keracunan tutut.
(Baca: Polsek Sengah Temila Beri Pengamanan Kampanye Dialogis Cornelis di Sidas )
"Faktornya banyak, bisa dari pengolahannya yang tidak baik atau mungkin dari tututnya itu sendiri," katanya. Peristiwa keracunan tutut massal di Kota Bogor membuat Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan menyatakan bahwa peristiwa tersebut merupakan kejadian luar biasa (KLB).
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "89 Warga Bogor Diduga Keracunan karena Konsumsi Tutut yang Sudah Basi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/keong-sawah_20180529_100802.jpg)