Penemuan Mayat
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan Pada Jenazah Yang Ditemukan di Gang Kayu Manis II
Mayat yang sempat menghebohkan warga Gang Kayu Manis II Jeruju, telah divisum oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso .
Penulis: Syahroni | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mayat yang sempat menghebohkan warga Gang Kayu Manis II Jeruju, telah divisum oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso sekitar pukul 11.00 WIB.
Dokter Forensik RSUD dr Soedaeso, dr Monang Siahaan yang menangani jenazah tersebut menuturkan setelah dilakukan visum luar tak ditemukan bekas trauma fisik.
"Setelah kita melakukan visum, kita tidak menemukan bekas trauma fisik yang ada di badan korban ini," ucap dr Monang Siahaan, Jumat (25/5/2018).
Baca: Warga Gang Kayu Manis II Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat
Ia menjelaskan pelakuan terhadap korban hanya dilakukan visum luar saja sesuai dengan permintaan.
Namun ada kesulitan menurutnya dalam melakukan visum luar terhadap mayat yang identitasnya sudah diketahui iti (Herman Syach) karena badannya sudah dalam proses pembusukan lanjut.
"Karena sudah proses pembusukan lanjut untuk melihat secara detail memang susah kalau hanya dilakukan pemeriksaan luar ini," ucapnya.
Apabila mau secara detail maka harus autopsi bukan sekedar visum, namun mengikuti perintah penyidik yang meminta visum luar, maka pihaknya hanya melakukan visum luar.
"Tapi apapun ceritanya nanti akan ku lihat secara detail gambar-pergambar, apakah ada indikasi yang mengarah pada kriminal. Untuk sementara waktu dari hasil pemeriksaan diluar tak ditemukan indikasi kriminal," ucap dr Monang.
Ia menjelaskan hasil visum itu bisa keluar 7x 24 jam untuk menyimpulkannya, walaupun mayat sudah dikapankan, namun ia akan meneiliti melalui gambar-gambar yabg sudah diambil untuk memastikan hasilnya.
Monang menuturkan dengan memlihat kondisi jenazah yang sudah masuk tahap pembusukan lanjut tersebut maka diperkirakan meninggalnya sudah sekitar 4 hari atau lebih.
"Kalau kita lihat mayat ini sudah sekitar 4 harian, karena sudah proses pembusukan lanjut," tambahnya.