Salut, Kapolsek Mandor Nyambi Jadi Guru Lansia

Mendapatkan pendidikan merupakan hak semua warga Negara, termasuk bagi mereka warga yang sudah lanjut usia...

Salut, Kapolsek Mandor Nyambi Jadi Guru Lansia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kapolsek Mandor nyambi menjadi guru terhadap Lansia di Desa Kayu Ara, Kecamatan Mandor pada Rabu (23/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Mendapatkan pendidikan merupakan hak semua warga Negara, termasuk bagi mereka warga yang sudah lanjut usia.

Menariknya, kali ini pihak Polsek Mandor tergugah untuk ikut andil dalam memperhatikan serta membantu mereka mendapatkan hak pendidikan yang sama seperti masyarakat lainnya.

Dengan mengajar warga usia lanjut, yang berada di Desa Kayu Ara, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak.

Mabestara, merupakan singkatan dari Mandor Bebas Buta Aksara yang diprakarsai oleh Kapolsek Mandor IPTU Anuar Syarifudin yang peduli pendidikan warga di wilayah hukumnya.

Baca: Tonton Videonya, Serikat Buruh Kamiparho Landak Tuntut Haknya Kepada PT HPI

Bertempat di masjid Nurul Islam Desa Kayu Ara pada Rabu (23/5/2018) siamg, Kapolsek menjadi guru dengan membagi pengetahuannya pada berberapa orang warga yang buta huruf dan angka. Agar mengenal huruf dan angka.

Dikatakan Kapolsek, pihaknya melakukan itu bukanlah untuk pencitraan. Namun menurutnya itu adalah bagian dari rasa peduli mereka terhadap pendidikan warga.

"Kita terpanggil, sebab mereka juga punya hak yang sama dalam persoalan pendidikan ini," ujarnya.

Lanjutnya lagi, dengan tujuan agar warga yang buta aksara bisa mengenal huruf dan angka. "Sehingga bisa membaca dan menulis seperti lainnya, makanya kita lebih fokus ke baca tulis dan berhitung," kata Kapolsek.

Diakui Iptu Anuar, dengan adanya gerakan MABESTARA ini, berharap agar apa yang telah dilakukan bisa menjadi bekal bagi warga yang buta huruf dan angka di masa yang akan datang
Apa lagi menjelang Pilkada ini.

"Kegiatan ini akan terus berlanjut, dan nantinya kita akan melibatkan personil dan ibu-ibu bhayangkari yang berprosesi guru. Untuk mengajar warga buta aksara ini," terang Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga menyerahkan buku dan alat tulis pada warga yang ikut kegiatan Mabestara tersebut yang diterima langsung oleh Kepala Desa Kayu Ara. (*)

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved