Erma Ranik Dilantik Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Pengamat : Sebuah Prestasi

Dengan perjuangan dan keberpihakan pada masyarakat Kalbar, maka ia akan mengukir sejarah untuk dapat membangun citra baik untuk Kalbar.

Erma Ranik Dilantik Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Pengamat : Sebuah Prestasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota DPR RI asal Kalbar, Erma Suryani Ranik usai resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Benny K Harman yang maju sebagai Cagub di NTT oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Yulius Yohanes menanggapi pengangkatan Erma Suryani Ranik sebagai wakil ketua Komisi III DPR RI sebagai sebuah prestasi.

Memang dalam sebuah kelembagaan termasuk DPR RI, dan Erma Suryani Ranik diangkat menjadi pimpinan di Komisi III DPR RI merupakan sebuah prestasi sekaligus kebanggaan untuk masyarakat Kalbar.

Baca: Dilantik Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Erma : Saya Akan Bekerja Keras Jaga Kepercayaan Ini

Karena Erma merupakan representasi dari putra daerah di Kalbar dan dengan hal ini, yang bersangkutan mewakili dari daerah ini dapat memperjuangkan aspirasi demi kepentingan masyarakat lewat produk hukum yang akan dikeluarkan untuk keberpihakan pada Kalbar.

Artinya begitu ditunjuk menjadi pimpinan komisi, tentu harus bertanggung jawab untuk bisa memperjuangkan kepentingan aspirasi masyarakat. Kepedulian menjadi sangat penting, karena sebuah nilai jual yang berdampak positif pada dirinya sendiri dan pada masyarakat.

Dengan perjuangan dan keberpihakan pada masyarakat Kalbar, maka ia akan mengukir sejarah untuk dapat membuat serta membangun citra baik untuk Kalbar.

Saya pikir masih banyak hal yang perlu diperhatikan dalam komisi III terkait produk hukum, pertama masalah hutan adat, hutan adat menjadi sangat penting bagi masyarakat karena adalah sumber kehidupan masyarakat didaerah khususnya pedalaman.

Baca: Kemenkes RI Akan Resmikan 3 Puskesmas Perbatasan di Kabupaten Sambas

Karena dengan produk hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk pemerintah daerah adalah hal penting bagaimana pemerintah memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Disamping itu juga ada produk hukum yang diperlukan tentang penggunaan hutan lindung.

Hutan lindung sebagian besar sudah menjadi komuditas kehidupan masyarakat didaerah pedalaman, sementara aturannya overlap, bagaimana wakil rakyat dari Kalbar dari komisi III perlu memperjuangkan itu.

Dan dengan begitu, peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan, dan realisasikan.

Memang dalam belajar mengikuti prestasi putra daerah seperti Erma tidak mudah, artinya tumbuh dari dalam diri sendiri dan dengan tulus hati bisa melaksanakan apa yang diinginkan rakyat artinya bukan kepedulian untuk diri sendiri atau kepentingan, namun untuk kepentingan masyarakat banyak.

Disamping tanggung jawab sebagai anggota masyarkat yang ada di Kalbar karena dengan proses yang tidak mudah dan panjang, terlebih dengan komposisi sekarang yang ketat. 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved