Polisi Tetap Dalami Kasus Suami Istri yang Meninggal Tenggelam dan Tergantung

Terhadap pasangan suami istri yakni Ayong (50) dan Lilis (47) yang ditemukan meninggal tak wajar di Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan

Polisi Tetap Dalami Kasus Suami Istri yang Meninggal Tenggelam dan Tergantung
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tim SAR Ketapang dan lain-lain sedang mengevakuasi mayat perempuan dalam kondisi terikat yang ditemukan warga mengapung di tegah Muara Sungai Pawan Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan, Rabu (23/5) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG -  Terhadap pasangan suami istri yakni Ayong (50) dan Lilis (47) yang ditemukan meninggal tak wajar di Desa Sukabangun Dalam Kecamatan Delta Pawan, Rabu (23/5/2018). Lilis ditemukan mengapung di Sungai dekat rumahnya dalam kondisi terikat tali pukul 09.00 WIB.

Sedang Ayong ditemukan warga tergantung dalam rumahnya sekitar pukul 15.00. Kapolres Ketapang, AKBP Sunario menduga Lilis merupakan korban pembunuhan. Sebab korban yang ditemukan menggunakan baju kaos biru.

Kemudian cincin di kedua belah jari tangannya, anting bermata batu biru hitam. Serta tinggi sekitar 160 cm, rambut panjang sebahu itu ditemukan dalam kondisi epala dililit kain, tangan dan kaki terikat tali dan diikatkan batu pada tubuhnya.

Baca: Pangeran Arab Saudi Khaled bin Farhan Serukan Kudeta untuk Lengserkan Raja Salman

Ia menerangkan, dari hasil pemeriksaan korban Lilis ditemukan luka memar sedikit dibagian pantat serta dari keterangan dokter serta foto yang ada kalau lidah saudara Lilis terjulur sedangkan tanda-tanda kekerasan benda tumpul atau tajam tidak ada.

"Diperkirakan korban tercekik. Kaitan dengan suaminya (ayong-red) gantung diri kemungkinan ada kaitannya, mungkin setelah mayat wanita diketahui adalah lilis mungkin ayong kembali kerumah panik dan mengambil tindakan itu. Saat ditemukan kondisi mayat terikat dan digantungi batu dan pasir. Berdasarkan keterangan dokter lidah Lilis terjulur dan diperkirakan karena tercekik," kata Kapolres kepada wartawan sekitar pukul 17.00 di rumah duka.

Baca: Pergi Umrah, Ini Doa Sandiaga Uno untuk Prabowo

Setelah diketahui identitas korban ternyata pada pukul 15.00 pihaknya mendapat informasi ada mayat tergantung dalam rumah di Sukabangun Dalam juga.

“Ternyata Ayong ini merupakan suaminya Lilis korban yang ditemukan dalam air,” ungkapnya.

Menurutnya beradasarkan informasi warga bahwa Ayong berada di tempat melakukan evakusi Lilis pada pagi itu. Pihaknya menduga bahwa Ayong pelaku pembunuhan istrinya. Kemudian bunuh diri setelah identitas istrinya terungkap.

Sebab berdasarkan keterangan sementara anaknya bahwa kedua korban sebelumnya berkelahi. Kemudian anak korban sejak Selasa (22/5/2018) dini hari tak tagi melihat ibunya.

Baca: Ayung Sempat Terlihat Saat Tubuh Istrinya Ditemukan Mengapung

“Sebab itu bisa jadi Lilis dibunuh oleh suaminya. Tapi kita tetap akan masih dalami lagi kasus ini apakah Ayong yang membunuh istrnya atau bukan.  Kita akan dalami apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak pada kasus ini. Jadi kita akan mintai keterangan saksi-saksi dan mencari tahu motifnya,” tutur.

Pihaknya juga akan memeriksa anak korban lagi. Hanya saja saat ini anak korban masih trauma jadi belum bisa diminta keterangan lebih dalam.

"Kita akan tanyai kapan dan dimana bapak dan ibunya berkelahi sebelumnya,” sambung Sunario. 

Penulis: Subandi
Editor: Septi Dwisabrina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved