Band Arwana Ciptakan Lagu untuk TaNa Bentarum

Balai Besar TaNa Bentarum melakukan jumpa pers terkait peluncuran lagi berjudul "Salam Dari Batas Ujung Negeri"

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Personil Band Arwana yang menciptakan lagu Salam Dari Batas Ujung Negeri yaitu Yudie Chaniago, didampingi Kepala Balai Besar TaNa Bentarum Arief Mahmud, saat menyampaikan jumpa pers terkait peluncuran lagi berjudul "Salam Dari Batas Ujung Negeri" dan pengukuhan Band Arwana sebagai duta konservasi Tana Bentarum, di Kantor Balai Besar TaNa Bentarum, Rabu (23/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Balai Besar TaNa Bentarum melakukan jumpa pers terkait peluncuran lagi berjudul "Salam Dari Batas Ujung Negeri" dan pengukuhan Band Arwana sebagai duta konservasi Tana Bentarum, di Kantor Balai Besar TaNa Bentarum, Rabu (23/5/2018).

Personil Band Arwana yang menciptakan lagu Salam Dari Batas Ujung Negeri yaitu Yudie Chaniago menyatakan, dirinya menciptakan lagu ini untuk mengajak generasi muda, untuk lebih mengenal TaNa Bentarum sebagai paru-paru dunia, dan sekaligus jantungnya Kalimantan.

Baca: Michael Jeno Ajak Heningkan Cipta Kenang Jasa Para Pahlawan Reformasi

"TaNa Bentarum ini kan bagian Heart of Borneo merupakan kebanggaan dunia sehingga anak muda khususnya Kalimantan Barat, harus memiliki kebanggaan yang sama. Dalam artinya generasi muda harus memiliki semangat untuk melestarikan adat, budaya, dan kearifan lokal yang masih terjaga utuh di masyarakat sekitar kawasan TaNa Bentarum terletak di Perbatasan Negara," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar TaNa Bentarum Arief Mahmud menyatakan pihaknya sangat mendukung serta mengapresiasi karya musik ciptaan Band Arwana yang digawangi Yudie Chaniago. "Lagu ini merupakan alat untuk lebih memasifkan promosi keindahan dan pesona TaNa Bentarum," ujarnya.

Menurutnya, lagu tersebut juga bisa memacu semangat serta menginspirasi generasi muda khususnya di Kalbar, untuk mencintai tanah airnya sekaligus mempromosikan keindahan Bentarum ke pelosok negeri.

Baca: Warga Desa Sukabangun Dalam Ungkap Fakta Terkait Perahu Ayong

"TaNa Bentarum ini terletak di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), namun demikian harus diingat bahwa disitulah tantangannya, bagaimana anak muda terlibat Latif membangun negeri kita dengan perannya masing-masing," ucapnya.

Terkait mengukuhkan Band Arwana sebagai duta konservasi TaNa Bentarum, Arief menyatakan supaya TaNa Bentarum bisa lebih dikenal masyarakat luas tidak hanya di Kalbar, namun di kancah nasional dan on melalui seni dan musik.

"Saat ini kita tak bisa mengandalkan cara-cara konvensional, tapi dengan musik, lagu dan seni dampaknya akan lebih terasa," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved