Citizen Reporter

Peringati 20 Tahun Reformasi, Ini Yang di Lakukan HMI Cabang Pontianak

Harapan saya dengan di selenggarakannya kegiatan ini dapat menumbahkan kembali semangat pergerakan kader HMI Cabang Pontianak

Peringati 20 Tahun Reformasi, Ini Yang di Lakukan HMI Cabang Pontianak
ISTIMEWA
Kader HMI Cabang Pontianak foto bersama seusai kegiatan 

Citizen Reporter

Aktivis HMI Cabang Pontianak,  Aziz 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Memperingatkan 20 tahun Reformasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) mengadakan diskusi produktif yang diisi oleh Ketua Umum Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Pontianak, Subhan Noviar, Minggu (20/5/2018). 

Kegiatan itu sendiri merupakan rangkaian kegiatan dari bidang PTKP Cabang Pontianak guna menyambut dan merayakan 20 tahun pasca reformasi,  untuk merefleksi kembali ingatan kader kader hmi cabang pontianak terkait peristiwa perjuangan mahasiswa 98.

Kabid PTKP HMI Cabang Pontianak Misjuki menyebutkan, kegiatan itu diselenggarakan untuk sharing pengalaman antara alumni HMI (aktivis 98) Yang mengalami langsung proses tersebut dengan para kader.

(Baca: Satu Polisi di Mempawah Dipecat dengan Tidak Hormat, Ini Pelanggarannya )

"Harapan saya dengan di selenggarakannya kegiatan ini dapat menumbahkan kembali semangat pergerakan kader HMI Cabang Pontianak seperti aktivis-aktivis terdahulu, mengingat pada saat ini kita memasuki era milenial yang canggih dan meninggalkan pulpen dan Toa sebagai senjata, sehingga esensi dari kader ummat kader bangsa bisa terwujud," tuturnya.

Juki menambahkan tidak hanya itu kami juga bermaksud untuk mempererat tali silatuhrahmi antara kader HMI secabang Pontianak dengan para alumni, hal itu juga yang menjadi dasar kuat mengadakan kegiatan tersebut.

Sementara itu Ketua umum MD KAHMI KOTA PONTIANAK yang juga selaku aktivis 98 Subhan Noviar mengatakan, bahwa hari ini kader eksistensi dan nyali kader HMI sudah tidak seperti dulu. 

Hal itu mungkin karena ada pergeseran-pergeseran antar masa ke masa di jalan perjuangan, ataupun mungkin karena kadernya sendiri.

(Baca: Heboh! Buaya Muara Naik ke Pemukiman Warga di Mempawah, Terdengar Teriakan Histeris )

"Aktivis dulu, dari pengalaman saya tidak gentar menghadapi aparat keamanan bahkan preman sekalipun, dan terkhusus kader HMI dulu mampu menjadi pionir pergerakan di seluruh kampus di kota pontianak," Pungkasnya. 

Oleh karenanya kedepan para kader harus mengembalikan masa kejayaan HMI, bukan justru berlindung di balik nama besar Himpunan. (One)
 

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved