Orang Tak Dikenal Tanam Pohon di Jalan Protokol Kota Ketapang

Satu pohon pisang tingginya sekitar dua meter ditanam orang yang belum diketahui identitasnya di jalan protokol Kota Ketapang.

Orang Tak Dikenal Tanam Pohon di Jalan Protokol Kota Ketapang
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Pengendara melintas di Jl Sisingamangaraja yang pada ruasnya ada ditanam pohon pisang karena kondisi jalannya rusak, Senin (21/5). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satu pohon pisang tingginya sekitar dua meter ditanam orang yang belum diketahui identitasnya di jalan protokol Kota Ketapang.

Tepatnya di Jl Sisingamngaraja Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan sejak beberapa hari lalu.

“Pertama kali melihatnya saya kaget karena saat itu malam dan dari jauh seperti pocong. Tapi saat melintas di sebelahnya ternyata pohon pisang ditanam di tegah jalan itu,” kata Budi warga Kecamatan Delta Pawan kepada wartawan di Ketapang, Senin (21/5/2018).

Menurutnya pohon pisang itu sejak beberapa hari lalu sudah ada. Namun dirinya tak tahu siapa yang menanam pohon pisang di ruas jalan tersebut. Namun ia menilai kemungkinan pohon pisang itu ditanam warga karena kecewa.

Baca: Bawaslu Terus Tingkatkan Pengawasan Pemilu Partisipatif

Kemudian menanam pohon pisang itu sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak di lokasi penanaman pohon. “Saya sering melintas di jalan itu dan kerusakan jalannya sudah cukup lama tapi tidak kunjung diperbaiki,” ungkapnya.

Ia juga mengaku kecewa terhadap kondisi jalan yang rusak tersebut. Sebab merupakan satu di antara jalan protokol di pusat Kota Ketapang yang dilalui banyak orang. Namun kondisinya memprihatinkan dan tekesan dibiarkan begitu saja.

Pada hal menurutnya jalan rusak tersebut juga bisa membahayakan pengendara. Terutama ketika melintasinya pada malam maka sangat rawan terjadi kecelakaan. Sebab pada ruas jalan yang rusak itu tidak ada lampu penerang jalan.

Sehingga kondisinya agak gelap dan dikhawatirkan pengendara melanggar jalan rusak itu. “Jadi harapan kita pihak terkait harus pro aktif memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Apalagi jalan yang ada di pusat Kota Ketapang,” ujarnya.

“Termasuk Jl Sisingamangaraja sebagai akses antara Bandara dengan Pusat Kota Ketapang. Apa tidak malu kalau ada orang luar apalagi Presiden yang katanya mau datang. Kemudian melihat ada pohon pisang ditanam di tegah jalan begitu,” lanjutnya.

Penulis: Subandi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved