Terjadinya Kasus Gigitan Anjing, Dinas Pastikan Tidak Ada Kasus Rabies 2018 di Mempawah

drh Tika Nurhayati mengungkapkan bahwa di tahun 2017, pihaknya telah memvaksin hampir 6 ribu hewan di Kecamatan Sadiang dan Toho.

Terjadinya Kasus Gigitan Anjing, Dinas Pastikan Tidak Ada Kasus Rabies 2018 di Mempawah
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Kasi Keswan, drh Tika Nurhayati, saat menunjukan lokasi sebaran Rabies di Kabupaten Mempawah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Pertanian, ketahanan Pangan dan perikanan Kabupaten Mempawah, melalui Kasi Keswan, drh Tika Nurhayati mengungkapkan bahwa di tahun 2017, pihaknya telah memvaksin hampir 6 ribu hewan di Kecamatan Sadiang dan Toho.

"Kita telah memvaksin sebanyak 5950 ekor hewan, yang terdiri terdiri dari anjing, kucing dan kera, dengan Lokasi vaksin yakni 560 ekor di desa Ansiap Kecamatan Sadaniang, dan 236 desa Dema Kecamatan Anjongan, lalu sisanya di semua desa yang ada di kecamatan Toho,"ungkapnya.

Tika memaparkan bahwa Desa Benuang dan Desa Sepang, di Kecamatan Toho, lalu di Desa Ansiap di Kecamatan Sadaniang merupakan daerah yang positif didapati Rabies di Kabupaten Mempawah pada 2017 dan daerah tersebut seluruhnya telah di berikan vaksin.

Baca: Jangan Sepelekan, Konsumsi Tomat Bisa Kurangi Risiko Kanker Kulit

Selanjutnya iapun mengungkapkan bahwa pada Tahun 2017 terdapat 44 kasus gigitan hewan di Kabupaten Mempawah, dan 5 anjing di antaranya positif terjangkit rabies.

Kemudian, untuk di 2018, pihaknya telah menerima sebanyak 6 aduan kasus gigitan hewan terhadap manusia, dan dari kesemuanya tidak ada yang positif Rabies.

"Tahun ini untuk laporan gigitan memang ada, namun setelah kita investigasi tidak ada hewan yang terinveksi rabies, itu karena hewan terprovokasi saja, anjing hamil di kacau - kacau dan terinjak ekornya ya seperti itu lah," ungkapnya.

Iapun memaparkan bahwa dari 6 kasus yang ada di 2018, 1 di antaranya adalah orang yang terkena gigitan di Kabupaten Landak dan diobati di Kabupaten Mempawah.

Selanjutnya, terdapat pula 1 kasus gigitan dari Kera liar terhadap masyarakat.

"1 di Kecamatan Sungai Pinyuh itu gigitan kera liar, dan 1 lagi orang yang kena gigit di Landak, namun di rujuk ke Puskesmas Toho, karena mungkin itu yang terdekat pas dari lokasi gigitan," ungkapnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved