Fahri Hamzah: Bahaya Penggunaan Data Intelijen sebagai Bukti Hukum

Fahri menegaskan, dalam dunia demokrasi, hasil kerja intelijen dan penegakkan hukum tidak boleh dicampuradukkan

Fahri Hamzah: Bahaya Penggunaan Data Intelijen sebagai Bukti Hukum
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA -  Fahri Hamzah,Wakil Ketua DPR RImenyebut, ada upaya agar data intelijen dapat digunakan sebagai bukti dalam proses hukum.

Fahri yang menentang hal itu mengaku sudah menyampaikan masalah ini ke pejabat Istana Presiden.

"Ini sudah saya katakan kepada pejabat di Istana Presiden ketika buka puasa kemarin. Kalau kalian memasukkan unsur intelijen ke dalam penegakkan hukum, sebentar lagi kita akan menghadapi bencana besar," ujar Fahri, saat dijumpai di bilangan Senayan, Jakarta, Minggu (20/5/2018).

Fahri menegaskan, dalam dunia demokrasi, hasil kerja intelijen dan penegakkan hukum tidak boleh dicampuradukkan. Data dan fakta intelijen, tidak boleh diungkap dan dibuka sepanjang proses hukum.

(Baca: Tohirin Kaget Istrinya Tewas Dipatuk Kobra Saat Dibangunkan untuk Makan Sahur )

"Di UU Intelijen sudah mengatur bahwa fakta dan data intelijen tidak boleh dijadikan alat bukti hukum. Tapi, sekarang ini memang ada keinginan supaya penegakkan hukum itu menggunakan intelijen," ujar Fahri.

Sebab, pada prinsipnya, intelijen adalah 'kerja tertutup' yang merupakan wewenang negara demi menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat.

(Baca: Ngaku Polisi, Pria Ini Unjuk Kekebalan dan Tantang Teroris, Videonya Viral )

"Negara demokrasi maknanya adalah hukum ya adalah hukum yang sifatnya post factum. Intelijen silahkan, anda mau mengintip, anda mau mencuri data orang, silahkan. Tugas anda. Tapi, dia single user. Jangan ditaruh di ruang sidang. Rusak negara ini," lanjut dia.

 Apalagi, jika pencampuradukkan data intelijen dan penegakkan hukum itu terjadi di tengah kondisi hukum di Indonesia yang belum memberikan kepastian, sekaligus masih terdapat permainan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fahri Hamzah Sampaikan ke Istana soal Bahaya Penggunaan Data Intelijen sebagai Bukti Hukum",

Editor: Jamadin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved