Selangkah Lagi, Real Madrid Ukir Sejarah Baru Dunia Olahraga

Tampil sebagai bintang dari Real Madrid pada malam itu adalah sang rising star, Luka Doncic dan pemain senior, Sergio Llull.

Editor: Marlen Sitinjak
realmadrid.com
Real Madrid belum pernah mengawinkan gelar juara EuroLeague Basketball dan UEFA Champions League. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Real Madrid Baloncesto, atau Klub Bola Basket Real Madrid, sukses melaju ke final Euro League setelah menumbangkan CSKA Moscow di laga semifinal dengan skor 83-92 di Stark Arena, Belgrade, Serbia,  Jumat (18/5/2018) malam waktu setempat .

Tampil sebagai bintang dari Real Madrid pada malam itu adalah sang rising star, Luka Doncic dan pemain senior, Sergio Llull. 

Doncic mengemas 16 poin serta tujuh rebound sementara llull membukukan 16 poin serta lima assist.

Baca: LIVE STREAMING PSM Makassar Vs Borneo FC! Demi Tahta Klasemen Sementara

Baca: LIVE STREAMING Persipura Vs Madura United! Ajang Pembalasan Mutiara Hitam

Di sisi lain, mantan pemain andalan Real Madrid yang kini memperkuat CSKA Moscow yakni Sergio Rodriguez juga tampil apik kendati harus menderita kekalahan.

Rodriguez berhasil membuat enam assist yang di mana menjadikannya sebagai pemain dengan torehan assist terbanyak pada laga itu.

Di partai puncak, Luka Doncic cs., akan ditantang oleh Fenerbahce yang berhasil melaju ke final setelah mengalahkan wakil Lithuania yakni Zalgiris Kaunas dengan skor 76-67.

Bila nantinya Real Madrid berhasil mengalahkan Fenerbahce di laga final, Los Blancos akan merengkuh titel kesepuluhnya atau yang populer dengan istilah La Decima.

Terakhir kali Real Madrid menjuarai ajang basket paling bergengsi di Eropa itu terjadi pada musim 2014-2015 setelah mengalahkan Olympiacos di partai puncak.

Peluang Real Madrid untuk merengkuh titel juara Euro League bisa dibilang cukup berat.

Pasal terakhir kali bentrok dengan Fenerbahce di babak reguler, anak asuh Pablo Laso harus kalah dengan skor 83-86 pada laga yang dihelat di kandang Real Madrid, WiZink Center.

Hantu kegagalan lainnya yang bisa menggagalkan Real Madrid adalah mitos bahwa Real Madrid sulit meraih gelar juara basket dan sepak bola Eropa secara bersamaan.

Baca: Hasil FP3 MotoGP Prancis 2018 - Marc Marquez Terjatuh, Maverick Vinales Tercepat, Rossi Ketiga

Baca: Live Streaming Upacara Pernihakan Pangeran Harry dan Meghan Markle Pukul 16.30 WIB

Pada 1962, Real Madrid harus mengakui keunggulan Benfica di partai puncak European Cup atas Benfica sementara di ajang final FIBA European Champions Cup harus tunduk atas tim basket asal Uni Soviet, Dinamo Tbilsi.

Pada 1964, Real Madrid sukses merengkuh gelar juara FIBA European Champions Cup setelah mengalahkan wakil Cekoslovakia, Spartak ZJS Brno akan tetapi di partai puncak European Cup, Real Madrid ditekuk oleh raksasa Italia, Inter Milan.

Pada 2014 saat Real Madrid sukses mengalahkan tim tetangga, Atletico Madrid di partai final UEFA Champions League, tim bola basket Real Madrid harus takluk dari wakil Israel, Maccabi Tel Aviv di partai final Euro League.

Jika Luka Doncic cs, Senin (21/5/2018) besok berhasil menyabet trofi juara Euro League dan kemudian Cristiano Ronaldo cs, sukses merengkuh trofi UEFA Champions Leagueke-13 Real Madrid pada enam hari kemudian (27/5/2018), tentunya itu akan menjadi prestasi baru bagi klub olahraga Real Madrid karena berhasil mengawinkan dua gelar olahraga paling prestisius di Eropa yakni Euro League dan UEFA Champions League.

Hal tersebut pun akan menjadi sejarah baru dunia lantaran belum pernah ada klub olahraga yang mampu merengkuh gelar juara Eropa basket dan sepak bola di musim yang sama. (*)

Like Tribun Pontianak Interaktif on Facebook:

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved