Presiden Donald Trump: AS Bakal Tarik Bantuan dari Suriah Barat

AS mengatakan kepada Reuters, bantuan kemanusiaan tidak akan terpengaruh kebijakan tersebut di sekitar Idlib, wilayah terbesar

Editor: Rihard Nelson
AFP
Donald Trump 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, WASHINGTON - Pemerintah Trump bakal menarik bantuannya dari Suriah kawasan barat laut yang didominasi kelompok-kelompok Islam.

AS selanjutnya akan memfokuskan diri pada pemulihan kawasan di mana pasukan pimpinan AS telah merebut kembali wilayah dari ISIS di kawasan timur laut.

Dilaporkan CBS, puluhan juta dollar akan dipangkas dari bantuan AS sebelumnya di wilayah tersebut. 

Baca: Kasus Ujaran Kebencian Terkait Bom Surabaya Berlanjut, Giliran Dosen USU Ditangkap Polisi

Termasuk di antaranya anggaran untuk melawan kelompok ekstrem, mendukung masyarakat dan media independen, dana penguatan pendidikan serta advokasi kebijakan masyarakat.

Pejabat AS mengatakan kepada Reuters, bantuan kemanusiaan tidak akan terpengaruh kebijakan tersebut di sekitar Idlib, wilayah terbesar yang masih dikuasai gerilyawan.

Bantuan AS untuk program di barat laut Suriah tengah ditangguhkan agar dapat lebih memberikan dukungan potensial ke wilayah timur laut Suriah," kata seorang pejabat luar negeri AS kepada Reuters.

Pejabat AS mengatakan pemerintah diyakini ingin memindahkan dukungannya ke wilayah di mana AS lebih memehang kendali.

Presiden Trump pada Maret lalu telah membekukan anggaran lebih dari 200 juta dolar dalam bentuk dana untuk upaya pemulihan di Suriah.

Sementara pemerintahan AS akan menilai kembali peranan Washington dalam konflik di Suriah. 

Baca: Garuda Indonesia Non-aktifkan Pilot yang Sebut Terorisme di Surabaya Settingan

Pada kesempatan itu, Trump juga mengatakan bahwa ini adalah saatnya bagi AS meninggalkan Suriah, menyusul kemenangan rekan pasukan anti -ISIS. Sekitar 2.000 tentara AS dikerahkan ke Suriah.

Namun demikian pada April, Trump semakin memperdalam keterlibatan AS di Suriah dengan melancarkan serangan udara terhadap Suriah, sebagai tanggapan terhadap serangan gas beracun yang menewaskan puluhan orang.

Departemen Pertahanan AS, Pentagon memperkirakan, ISIS telah kehilangan lebih dari 98 persen wilayahnya di Irak dan Suriah. Meski demikian, pejabat militer AS meyakini masih sisa-sisa ISIS masih dapat memberikan perlawanan jika tidak distabilkan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: AS Bakal Tarik Bantuan dari Suriah Barat" 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved