Kapolsek Tayan Hilir Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Penggiringan Opini

Kapolsek Tayan Hilir Iptu M Resky Rizal menegaskan, terkait aksi terorisme yang terjadi beberapa hari terakhir

Kapolsek Tayan Hilir Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Penggiringan Opini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek Tayan Hilir Iptu M Resky Rizal didampingi Danramil Tayan Hilir, Kapten Aris Yudiyana saat memberikan imbauan Kamtibmas kepada jamaah salat Jumat di Masjid Jami Darussalam, Lingkungan Keraton Pakunegara Tayan, Desa Pedalaman, Jumat (18/5/2018) siang 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kapolsek Tayan Hilir Iptu M Resky Rizal menegaskan, terkait aksi terorisme yang terjadi beberapa hari terakhir, bahwa jihad dalam pengertiannya dilakukan dalam keadaan perang sedangkan negara kita masih dalam keadaan aman.

Baca: Kapolsek Tayan Hilir Didampingi Danramil Berikan Imbauan Kamtibmas

“Tidak dalam keadaan perang, sehingga sepatutnya jihad dilakukan dengan cara berbuat kebajikan sesama ciptaan tuhan, bukan dengan cara melakukan teror dan terorisme, ” katanya didampingi Danramil Tayan Hilir, Kapten Aris Yudiyana saat memberikan imbauan Kambtibmas kepada jamaah salat Jumat di Masjid Jami Darussalam, Lingkungan Keraton Pakunegara Tayan, Desa Pedalaman, Jumat (18/5/2018).

Baca: 8 Idol Korea yang Memutuskan Jadi Orang Biasa, Ada yang Jadi IRT Sampai Instruktur Pilates

Selain itu, Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya penggiringan opini mengaitkan aksi terorisme dengan pemilu dan kebijakan pemerintah yang dapat mengakibatkan para pelaku malah mendapat simpati dari masyarakat. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Septi Dwisabrina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved