PT Borneo di Kecamatan Bunut Hulu Dilarang Beroperasi, Ini Penyebabnya

Maka dari itu kami minta kepada juru bicara WNA tersebut, untuk segera menyampaikan persoalan itu ke perusahaan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Perwakilan Disnakertrans Kabupaten Kapuas Hulu Mulyadi saat menjelaskan masalah surat menyurat keberadaan WNA asal Tiongkok di wilayah Kecamatan Bunut Hulu, ke juru bicara Perusahaan, Rabu (16/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kapuas Hulu Mulyadi menyatakan, sejak hari ini pekerja atau karyawan PT Borneo (Perusahaan tambang emas) di Kecamatan Bunut Hulu, berdasarkan keputusan menteri tenaga kerja tidak boleh melakukan operasi dilapangan.

"Mengapa tak boleh beroperasi karena masa izin kerja kariawan PT.Borneo sudah habis, dan harus segera diperpanjangkan. Maka dari itu kami minta kepada juru bicara WNA tersebut, untuk segera menyampaikan persoalan itu ke perusahaan," ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Mulyadi menegaskan, kalau pihaknya akan menindak tegas, apabila perusahaan tambang emas itu melakukan operasi dilapangan, sementara izin kerja karyawan tidak diperpanjangkan dengan segera.

"Pimpinan perusahaan harus urus izin kerja mereka ini," ungkapnya.

Baca: New Borneo Juara I Turnamen Futsal Jurnalis Ketapang Cup Seri V

Sementara itu, Juru Bicara WNA asal Tiongkok yang dipercayakan oleh pihak perusahaan PT. Borneo yaitu Henki menyatakan, kalau dirinya akan segera menyampaikan persoalan tersebut ke pimpinan perusahaan.

"Nanti saya sampaikan ke perusahaan, karena itu urusan dari perusahaan," ujarnya.

Henki menjelaskan, sejauh ini perusahaan ditempatnya bekerja belum sama sekali melakukan operasi dilapangan, karena masih menunggu izin dari Jakarta.

"Jadi untuk sementara kami masih menunggu perintah dari perusahaan bekerja di lapangan," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved