Teror Bom di Surabaya

Waduh, Komentar SARA Soal Bom Surabaya, Wanita di Aceh Diciduk Polisi

WF ditangkap Senin (14/5/2018) sekira pukul 11.25 WIB karena diduga telah melakukan perbuatan SARA melalui akun Facebooknya.

Waduh, Komentar SARA Soal Bom Surabaya, Wanita di Aceh Diciduk Polisi
Serambi News
Dua tersangka ujaran kebencian di FB 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDA ACEH - Personel Dit Reskrimsus Polda Aceh, menangkap seorang ibu rumah tangga di Banda Aceh, terkait komentar di facebook yang berkaitan dengan insiden bom di Surabaya.

Adalah WF (37) wanita kelahiran Surabaya yang beralamat di Desa Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. WF ditangkap Senin (14/5/2018) sekira pukul 11.25 WIB karena diduga telah melakukan perbuatan SARA melalui akun Facebooknya.

"Pelaku diduga melakukan perbuatan SARA melalui media sosial facebook dan kemudian diamankan petugas Ditreskrimsus pada Senin (14/5) sekira pukul 11.45 WIB," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar SH, Selasa (15/4/2018).

Baca: Pastikan Pontianak Kondusif, Pjs Wali Kota Pontianak Mahmudah Turun Langsung Kontrol Rumah Ibadah

Baca: Medsos Banjir Hoaks dan Hate Speech, Kominfo Siap Tutup FB Indonesia

Kemudian di dalam postingannya tersebut terdapat komentar dari teman facebook terduga dengan inisial LFY dengan kata-kata: iya mbak, ini barusan ada bom di gereja santa maria, ngagel sby mbak.

Selanjutnya terduga pelaku SARA membalas komentar tersebut "Ya say.. memang halal ####### say."

Koementar itulah yang dinilai SARA dan polisi langsung menciduk WF.

"Pasal yang dipersangkakan kepada pelaku meliputi Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 sesuai dg UU RI No 19/2016 perubahan atas UU RI No 11/2008 ttg ITE," kata Kabid Humas.

Barang Bukti yang diamankan petugas berupa 1 unit handphone merk OPPO F1s dengan IMEI : 863440032179016 dan IMEI : 863440032179008, kemudian 1 buah Simcard dg nomor 081269030550

"Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Ditreskrimsus Polda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kabid Humas. (*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com

Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved